Deklarasi Dibubarkan Satpol PP, Panitia: Kami Tetap Beri Dukungan LaNyalla sebagai Capres

jpnn.com, SAMARINDA - Deklarasi Mendukung LaNyalla Sebagai Capres di Samarinda Dibubarkan Satpol PP, Panitia: Miskomunikasi Saja
Acara deklarasi mendukung LaNyalla Mahmud Mattalitti sebagai calon presiden (capres) di Samarinda, Kalimantan Timur, pada Kamis (17/2) sore dibubarkan paksa Satpol PP.
Kepala Satpol PP Kaltim Gede Yusa mengungkapkan pembubaran paksa itu dilakukan karena Samarinda kini sedang menerapkan PPKM level 3.
"Acara ini tidak diperbolehkan karena situasi Samarinda sekarang PPKM level 3. Tadi kami sudah meminta panitia untuk menghentikan acara," ungkap Gede Yusa.
Dia mengatakan Pemerintah Kota Samarinda mulai memberlakukan PPKM level 3 sejak 15 Febuari lalu.
Dalam aturan, peserta yang dapat menghadiri acara di dalam ruangan tidak boleh melebihi 50 persen dari kapasitas.
"Terkait izin kegiatan juga kami belum terima," bebernya.
Meski demikian, kata Gede, pihaknya sempat memberikan peserta deklarasi kesempatan untuk melakukan dokumentasi kegiatan.
Acara deklarasi mendukung LaNyalla sebagai capres di Samarinda dibubarkan Satpol PP. Pihak panitia penyelenggara menyebut hanya miskomunikasi saja
- Satpol PP Surabaya Temukan 2 RHU Jual Miras saat Ramadan
- Tempat Karaoke Beroperasi Saat Bulan Puasa, Ada LC Lagi Siap-Siap
- Peserta Aksi Nasional 18 Maret Tolak Penundaan Pengangkatan PPPK 2024 Makin Banyak, Menyala!
- Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal
- Ini Tindak Lanjut Pelanggaran Cukai di Magetan Setelah Sanksi Administrasi Terbayarkan
- 10 Ribu Honorer Siap Geruduk KemenPAN-RB saat Demo Nasional 18 Maret, Tolak Penundaan PPPK 2024