Delapan Gol yang Menghibur
Jumat, 19 Desember 2008 – 08:50 WIB
”Dari pengalaman saya, melawan tim asal Amerika Selatan selalu sulit. Dari apa yang saya lihat saat mereka melawan Pachuca, Liga (LDU) adalah tim yang sangat bagus dan kompetitif. Mereka cepat dan agresif serta bisa bertahan dengan baik,” kata Sir Alex Ferguson, pelatih United, saat jumpa pers seusai pertandingan.
Baca Juga:
Fergie –sapaan akrab Ferguson– berharap fisik para pemainnya sudah sepenuhnya pulih di laga final. Sebab, selain karena jet lag, fisik Gary Neville dkk memang terkuras saat meladeni Gamba.
Dia juga mengaku kaget dengan perubahan yang dilakukan pelatih Gamba Akira Nishino. Yaitu, memainkan Endo lebih ke dalam serta menempatkan Lucas melebar ke sayap. Hanya Ryuji Endo yang bermain sebagai striker murni. Padahal, di laga sebelumnya, Lucas menjadi target man dan Endo bermain di belakangnya. ”Harus saya akui, dalam beberapa kesempatan saya nervous. Penampilan Gamba malam ini (tadi malam) adalah bukti kalau sepak bola Jepang sudah sangat berkembang,” kata Fergie.
Gamba memang menciptakan peluang lebih dulu lewat Bando pada menit ketujuh. Tapi, United-lah yang unggul dulu via sundulan Nemanja Vidic, memanfaatkan sepak pojok Ryan Giggs pada menit ke-26. Di pengujung babak pertama, United menggandakan keunggulan dengan cara yang sama. Tapi, kali ini Cristiano Ronaldo yang menyundul bola.
YOKOHAMA – Tradisi di Piala Dunia Antarklub terjaga. Partai puncak di ajang yang dulu bernama Piala Toyota itu kembali mempertemukan juara
BERITA TERKAIT
- Belum Bisa Taklukkan Kunlavut Vitidsarn, Ginting Ungkap Penyebabnya
- Malaysia Open 2025: Putri KW dan Lanny/Fadia Selamatkan Wajah Indonesia
- Pelita Jaya Berambisi Pertahankan Gelar IBL dan Moncer di BCL 2025
- Tekad Gervane Kastaneer Persembahkan Trofi Juara Bersama Persib
- Marc Klok Dukung Patrick Kluivert Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Ini Alasannya
- Penyebab Patrick Kluivert Membawa Alex Pastoor dan Denny Landzaat ke Timnas Indonesia