Demi Bantu Petani dan Nelayan, Ansy Lema Desak Kementan Percepat Serapan Anggaran

Menurut mantan Dosen tersebut, realisasi bantuan penanganan Covid-19 menjadi hal yang krusial. Presiden Jokowi beberapa hari lalu telah mengatakan dengan tegas bahwa Covid-19 adalah kejadian extraordinary (luar biasa) sehingga membutuhkan penanganan yang serius. Ia berharap, Kementan harus berani memangkas aturan atau prosedur formal berbelit-belit yang menghambat bantuan tiba ke masyarakat.
“Presiden Joko Widodo baru saja mengingatkan kementerian agar secepatnya mencairkan anggaran untuk membantu masyarakat. Para petani harus diberikan bantuan yang sifatnya langsung dan cepat agar tetap sehat dan bugar bekerja sehingga produktivitas pangan semakin bisa digenjot. Kementan harus kerja cepat, pangkas prosuder yang berbelit. Jangan sampai bantuan datang terlambat, padahal rakyat kini membutuhkan bantuan,” imbuhnya.
Anggota Banggar DPR RI itu juga meminta Kementan memberikan laporan detil terkait penggunaan anggaran untuk mengatasi dampak Pandemi Covid-19. Karena data yang rinci, akurat, dan transparan dari Kementan akan menjadi dasar objektif untuk melakukan evaluasi kebijakan penanganan dampak Pandemi Covid-19 di sektor pangan.(fri/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDIP Yohanis Fransiskus Lema mendesak Kementan untuk secepatnya merealisasi anggaran untuk penanganan dampak Covid-19.
Redaktur & Reporter : Friederich
- Ini Respons Dasco atas Kebijakan Trump soal Tarif Impor
- Bulog Cetak Penyerapan Gabah Petani Capai 725.000 Ton, Rekor Tertinggi 10 Tahun Terakhir
- Meraup Untung dari Kemacetan Arus Mudik, Pedagang Kopi Keliling Berseliweran
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Komisi VI DPR Sidak Jasa Marga, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2025
- Hadapi Puncak Panen, Bulog Jatim Optimalisasi Sarana Pengeringan dan Pengolahan