Demi Hemat Biaya Sewa, Mahasiswa di Australia Bisa Tinggal dengan Lansia

Dalam proposal ini, anak-anak muda akan menyelesaikan tugas-tugas seperti memasak dan membersihkan rumah dengan imbalan akomodasi bersubsidi atau bebas-sewa.
"Kami menyarankan agar pemerintah menyusun program percontohan di mana anak-anak muda hidup dengan warga lansia atau penyandang disabilitas dengan imbalan 10 jam mengurusi rumah mereka," utara Katie.
Ia menyambung, "Keterjangkauan rumah di Sydney benar-benar gila dan kaum muda hanya ingin melihat semua pilihan dan benar-benar bersedia untuk melihat model alternatif."
Pada saat yang sama, Katie juga mengatakan, sementara warga lansia ingin mempertahankan rumah keluarga mereka dan gaya hidup mandiri yang sudah biasa mereka jalani.
"Ini gila karena hal ini belum terjadi di New South Wales, mengingat kami memiliki populasi kaum muda tertinggi dan populasi lansia tertinggi. Dan stres atas sewa yang tertinggi pula di negara ini," jelasnya.
Perhatian dan pendampingan
Barbara mendaftar untuk program itu di Melbourne hampir empat tahun yang lalu, dan sangat menikmatinya.
Yin, seorang mahasiswa berusia 33 tahun, telah hidup dengan Barbara sejak saat itu.
Ketika seorang nenek berusia 89 tahun asal Melbourne, Barbara, mulai terjatuh di rumahnya karena masalah pinggul, ia sadar bahwa hari-harinya untuk
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana