Demi Narkoba Murah, Pria Tasmania Ini Nekat ‘Nyetir’ Keluar Kota Tanpa SIM
Senin, 02 Februari 2015 – 16:00 WIB

Demi Narkoba Murah, Pria Tasmania Ini Nekat ‘Nyetir’ Keluar Kota Tanpa SIM
Pengacara Richard mengatakan kepada pengadilan, kliennya telah menjadi pengguna narkoba berat sejak usia 16 tahun, ketika adiknya dibunuh, tapi kliennya baru-baru ini terdaftar dalam konseling narkoba dan alkohol yang dimulai akhir Februari.
Richard dijatuhi hukuman 12 bulan penjara, terhitung sejak Oktober tahun lalu, dengan enam bulan penangguhan.
Ia dilarang mengemudi selama lima tahun dan harus berperilaku baik selama empat tahun berturut-turut.
Seorang pelanggar lalu lintas asal Hobart, Tasmania, terus mengemudi tanpa SIM demi mendapatkan narkoba yang lebih murah di Launceston.Richard Francis
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana