Demi Properti Murah, Warga kota Melbourne Mulai Beralih ke Kawasan Pedalaman

Tren yang sama juga diamati bagian penyewaan dari agen tersebut.
"Di awal masa pandemi COVID-19, saya kira kami sampai harus menutup toko. Kenyataannya berlawanan."

Selain Ellie, Harley Breen dan keluarganya juga meninggalkan Melbourne di tengah pandemi, setelah panggilan dari pekerjaannya sebagai seorang 'live entertainer' berkurang.
Mereka sebelumnya tinggal di Melbourne, tapi pengeluran untuk rumah baru mereka di pedesaan jauh lebih rendah.
"Dulu kami harus membayar sewa sebanyak $3,500 per bulan, namun harga di sini jauh lebih murah," kata Harley.
"Keputusan ini diambil pada dasarnya karena alasan keuangan. Sekarang, kami sedang mencari tempat untuk tinggal jangka panjang di sini. Kami juga sedang menelusuri daerah lain di pedalaman Victoria.
Apakah ini hanya akan jadi sekedar tren?
Analis properti perusahaan 'CoreLogic' baru saja menelusuri laporan perpindahan warga kota ke daerah pedalaman di tengah pandemi COVID-19.
Di tengah pembatasan sosial yang berlanjut di Melbourne, penduduk perkotaan yang harus bekerja dari rumah memutuskan untuk pindah ke daerah pedalaman
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Adhome Bikin Akses Properti Lebih Mudah dan Transparan