Demo Buruh 12 April 2021: Massa Honorer K2 Siap Gabung

jpnn.com, JAKARTA - Rencana para buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) untuk menggelar aksi demonstrasi besar-besaran pada 12 April 2021 mendatang mendapat dukungan dari sebagian honorer K2.
Menurut Koordinator Gerakan Honorer K2 Indonesia Bersatu (GHK2 IB) Riyanto Agung Subekti alias Itong, mereka siap bergabung demi menyampaikan aspirasi agar diangkat menjadi PNS.
"Kami sisa honorer K2 khususnya tenaga teknis dan administrasi ingin menagih janji Presiden Joko Widodo untuk mengangkat kami sebagai PNS," tegas Itong kepada JPNN.com, Kamis (8/4).
Lebih lanjut dikatakan, dalam setiap peringatan hari buruh nasional yang diselenggarakan KSPI, honorer K2 selalu digandeng dan diberi kesempatan untuk menyuarakan aspirasi. Mengingat nasib honorer K2 hingga saat ini seperti hidup segan mati tak mau.
Satu windu pergerakan perjuangan honorer K2 ini, menurut Itong, memang sudah ada hasilnya walaupun belum maksimal seperti yang diharapkan.
Masih banyak sisa honorer K2 khususnya para tenaga teknis dan administrasi yang jumlahnya 200 ribu lebih, yang selalu dipandang remeh dan disepelekan.
Padahal tanpa ada peran mereka, layanan publik di instansi pemerintah khususnya di lembaga pendidikan akan carut marut dan bisa-bisa tugas belajar mengajar buyar.
"Tenaga pendidik dan tenaga kependidikan tidak bisa dipisahkan satu sama lain, keduanya harus saling terkait dan saling melengkapi bila ingin dunia pendidikan maju, sukses dan berkembang," terangnya
Massa honorer K2 akan bergabung dengan KSPI dalam aksi demo buruh 12 April 2021 mendatang.
- Demo di Akhir Pekan, Ribuan Warga Amerika Kecam Persekutuan Elon Musk & Donald Trump
- X SMILE, Dari Pekerja Serabutan Menjadi Bintang Musik Digital
- Melepas Peserta Mudik Gratis, Wamenaker Dorong Pekerja Jaga Semangat dan Produktivitas
- Tolak RUU TNI, Pedemo Sandingkan Foto Prabowo dengan Tulisan 'Orba Strikes Back'
- Ketua K2 Palembang Desak Menpan-RB Kaji Ulang Penundaan Pengangkatan CASN
- Honorer K2 Adukan Masalah Rekrutmen PPPK 2024 ke Komnas HAM, Semoga Didengar Prabowo