Demo Khas Peternak Australia, Serbu Kota dengan Traktor

Para peternak sapi perah di seluruh Australia saat ini sedang mengalami krisis menyusul anjloknya harga susu segar. Mereka punya cara khas menunjukkan aspirasi, yaitu menyerbu kota-kota besar dengan traktor mereka.
Ratusan keluarga peternak datang ke kota-kota besar dalam aksi demo serentak hari Rabu (25/5/2016). Mereka naik bus-bus besar dan ada pula yang datang dengan traktornya.
Sejauh ini Pemerintah federal dan Negara Bagin telah mengumumkan paket bantuan konsesi, namun hal itu tidak memuaskan para peternak yang bergabung dalam organisasi Farmer Power.
Industri sapi perah, kata Farmer Power, harus diberikan jaminan agar tindakan perusahaan penampung susu produksi peternak tidak bisa seenaknya saja menurunkan harga pembelian mereka.
Perusahaan pengolahan susu terbesar di Australia Murray Goulburn serta perusahaan Selandia Baru Fonterra mengumumkan penurunan harga pembelian mereka hampir secara bersamaan.
Hal itu langsung membuat para peternak berutang kepada kedua perusahaan ini. Pasalnya, kedua perusahaan telah membayar di depan harga pembelian susu segar dari para peternak.
"Peternak tidak butuh pinjaman lunak lagi, sebab mereka saat ini sudah hampir melunasi kredit mereka sebelumnya," kata Alex Robertson, wakil ketua Farmer Power.
Salah seorang peternak yang datang ke Melbourne dengan menggunakan traktor adalah Basil White. Dia berasal dari kota pedalaman Woolsthorpe, dan meninggalkan kampungnya itu Selasa malam.
Para peternak sapi perah di seluruh Australia saat ini sedang mengalami krisis menyusul anjloknya harga susu segar. Mereka punya cara khas menunjukkan
- Sulitnya Beli Rumah Bagi Anak Muda Jadi Salah Satu Topik di Pemilu Australia
- Rusia Menanggapi Klaim Upayanya Mengakses Pangkalan Militer di Indonesia
- Dunia Hari Ini: Siap Hadapi Perang, Warga Eropa Diminta Sisihkan Bekal untuk 72 Jam
- Rusia Mengincar Pangkalan Udara di Indonesia, Begini Reaksi Australia
- Dunia Hari Ini: Katy Perry Ikut Misi Luar Angkasa yang Semua Awaknya Perempuan
- Dunia Hari Ini: Demi Bunuh Trump, Remaja di Amerika Habisi Kedua Orang Tuanya