Demokrat Ingin Demiz Cagub, Demul Wakilnya

jpnn.com, JAKARTA - Partai Demokrat (PD) sudah memastikan mengusung duet Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar. Hanya saja, belum memutuskan siapa yang menempati posisi cagub atau cawagub.
Meski begitu, PD optimistis bahwa Demiz, sapaan akrab Deddy Mizwar, bisa menempati posisi Jabar I atau cagub.
”Survei elektabilitas Demiz lebih tinggi, tapi kita tunggu saja,” ujar Agus Hermanto, wakil ketua umum Partai Demokrat, di gedung parlemen, Jakarta, Rabu (3/1).
Menurut Agus, koalisi Partai Demokrat dan Golkar di pilgub Jabar secara lisan sudah terbentuk. Demiz maupun Demul merupakan pasangan yang saling melengkapi.
Secara formal, pengajuan pasangan itu akan terlihat dalam proses di Komisi Pemilihan Umum. ”Nanti terlihat saat sudah didaftarkan,” lanjut Agus.
Dia juga angkat bicara mengenai polemik pakta integritas yang ditandatangani Demiz terkait posisinya sebagai calon kepala daerah (Kada) sekaligus kader Partai Demokrat.
Menurut dia, penandatanganan pakta integritas tersebut adalah hal yang lumrah di internal Partai Demokrat.
”Ini sudah umum dan menjadi aturan di Partai Demokrat. Kayak saya juga tanda tangan pakta integritas,” ujar Agus.
Hingga saat ini belum ada keputusan siapa yang akan menjadi bakal cagub yang diusung Demokrat dan Golkar, Deddy Mizwar (Demiz) atau Dedi Mulyadi (Demul).
- Dedi Mulyadi Beber Alasan tak Pernah Berkantor di Gedung Sate
- Mudik Lebaran 2025, Demul Pastikan Infrastruktur Jabar Relatif Sudah Bagus
- Pengamat: Dedi Mulyadi Otokratik, tetapi Bukan Otoriter
- Keluarkan Kebijakan Kontroversial, Dedi Mulyadi Minta Maaf
- Demul-Erwan Resmi Memimpin Jawa Barat Mulai 6 Februari 2025
- Rekapitulasi Suara Pilgub Jabar, Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan Raih Suara Terbanyak