Demokrat Pimpinan AHY Mengingatkan Kubu Moeldoko tak Mendiskreditkan Mahfud MD

jpnn.com, JAKARTA - Partai Demokrat yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali memberikan peringatan kepada kubu Moeldoko.
Kali ini, Direktur Eksekutif Partai Demokrat Sigit Raditya mengingatkan pihak Kongres Luar Biasa ilegal di bawah pimpinan Moeldoko untuk tidak mendiskreditkan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD.
Sigit dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/10), menanggapi pernyataan Isnaini Widodo yang meminta Menko Polhukam Mahfud MD agar tak mencampuri urusan Moeldoko dan Demokrat.
"Orang kalap sering silap," ujar Sigit.
Menurut Sigit, larangan supaya tidak menyatakan pendapat merupakan hal tidak masuk akal.
Sebab, ujar dia, sebagai ahli hukum tata negara, Mahfud MD sedang menjalankan tugas intelektualnya.
Selain itu, katanya, Mahfud juga bertanggung jawab atas stabilitas politik nasional selaku Menko Polhukam.
"Sehingga wajar, beliau menjelaskan pada publik bahwa gugatan dan judicial review ini hanya membuat kegaduhan yang tidak perlu,” kata Sigit menegaskan.
Partai Demokrat pimpinan AHY mengingatkan kubu Moeldoko tidak mendiskreditkan Menko Polhukkam MD.
- AHY Jawab Begini Ditanya Pertemuan Prabowo, SBY, dan Megawati
- Agust Jovan Latuconsina Layak Jadi Wasekjen Demokrat: Energik dan Bertalenta
- Syahrial Nasution, Alumni Unpar yang Dipercaya AHY Jadi Wakil Sekjen Partai Demokrat
- Jadi Kepala Komunikasi Partai Demokrat, Herzaky: Ini Amanah Luar Biasa
- Ditunjuk AHY Jadi Bendum Demokrat, Irwan Fecho Mundur dari Stafsus Mentrans
- Soal Teror ke Tempo, Hinca: Tidak Ada Demokrasi Tanpa Media yang Merdeka