Demokrat Rayakan Harlah ke-10 Secara Sederhana
Sabtu, 10 September 2011 – 04:24 WIB

Demokrat Rayakan Harlah ke-10 Secara Sederhana
JAKARTA - Partai Demokrat merayakan hari lahirnya yang ke-10, Jumat (9/9). Namun, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini partai yang sedang dirundung persoalan setelah sejumlah petingginya terseret-seret namanya dalam perkara suap Wisma Atlet Sea Games, di Palembang, itu, memilih merayakannya secara sederhana.
Setidaknya, peringatan secara sederhana dilakukan di dua tempat berbeda. Pagi harinya, anggota fraksi Demokrat di DPR melaksanakan acara peringatan di Gedung DPR, Senayan. Ketua DPR sekaligus ketua Dewan Pembina Marzuki Alie dan Ketua Fraksi PD M. Jafar Hafsah yang memimpin acara tersebut.
Baca Juga:
Menyusul, sore harinya, DPP menyelenggarakannya di kantor DPP PD, Jl. Kramat Raya, Jakarta. Ketua Umum DPP PD Anas Urbaningrum yang langsung memimpinnya.
Namun, dari dua acara tersebut ada satu kesamaan. Kedua peringatan itu sama-sama hanya ditandai dengan pemotongan tumpeng. Sekjen DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyatakan, DPP memang mengajak agar semua kader partai mulai dari tingkat pusat hingga daerah merayakan harlah tahun ini dengan sederhana. Atau, dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial di seluruh daerah.
JAKARTA - Partai Demokrat merayakan hari lahirnya yang ke-10, Jumat (9/9). Namun, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini partai yang sedang
BERITA TERKAIT
- Ibas Ajak Semua Kader Demokrat Buat Program untuk Kesejahteraan Rakyat
- Ahli Kepemiluan Usul Ambang Batas Maksimal 50 Persen di Pilpres dan Pilkada
- Bahlil Digugat ke Mahkamah Golkar Gegara Ganti Ketua DPR Papua Barat Daya Tanpa Prosedur
- Soedeson Soroti Eksekusi Rumah Warga di Bekasi, Penegak Hukum Diduga Langgar Prosedur
- Polemik Band Sukatani soal Lagu Bayar Polisi, Dewi Juliani: Itu Kritik yang Harus Diterima
- Pakar Sebut Gap Politis Bikin Prabowo & Megawati Sulit Bertemu