Demokrat Tak Mau Netral Lagi

jpnn.com, JAKARTA - Menghadapi Pilpres 2019, Partai Demokrat memastikan tidak akan mengulang strategi empat tahun lalu. Dalam Pilpres 2014 lalu, partai binaan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu memilih netral alias tidak mendukung calon presiden Joko Widodo maupun Prabowo Subianto.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan partainya juga tidak merasa terlambat meski sejumlah partai sudah menyatakan mendukung salah satu capres untuk pilpres 2019.
"Sama sekali tidak. Karena pilpres 2019 agak beda dengan 2014. Nanti kami akan menentukan sikap apakah bergabung dengan koalisi pemerintah atau koalisi Gerindra, PKS dan sebagainya," kata Syarief di gedung DPR, Jakarta, Senin (16/7).
Yang jelas, Syarief berujar, komunikasinya dengan pihak pemerintah maupun koalisi Gerindra tetap terus berjalan. "Mudah-mudahan dalam waktu tidak lama lagi akan menentukan sikap ke mana," ungkap anggota Komisi I DPR itu.
Dia menegaskan, dengan adanya partai-partai yang sudah menentukan sikap duluan sekarang ini tidak mengurangi posisi tawar Partai Demokrat.
Menurut dia, partainya tidak pengin keliru dalam memberikan dukungan, termasuk yang paling krusial adalah penentuan cawapres.
"Yang menentukan itu siapa cawapresnya, sehingga kalau salah satu koalisi menentukan cawapres yang keliru, jadi koalisi yang lain akan menang," paparnya.
Karena itu, Syarief yakin posisi tawar Partai Demokrat akan semakin kuat, bukan malah lemah. "Karena kami memiliki tokoh yang bisa mendongkrak tokoh yang kami dukung," ungkap Syarief. (boy/jpnn)
Menghadapi Pilpres 2019, Partai Demokrat memastikan tidak akan mengulang strategi empat tahun lalu
Redaktur & Reporter : Boy
- Syahrial Nasution, Alumni Unpar yang Dipercaya AHY Jadi Wakil Sekjen Partai Demokrat
- Ditunjuk AHY Jadi Bendum Demokrat, Irwan Fecho Mundur dari Stafsus Mentrans
- Putra Sumba NTT Gustaf Tamo Mbapa Dipilih Sebagai Deputi BPOKK DPP Partai Demokrat
- Hijrah ke Partai Demokrat, Afriansyah Noor Didapuk Jadi Wasekjen
- Ditunjuk Jadi Kepala Badan DPP Demokrat, HBL Masuk Ring 1 AHY Bersama Menteri PU
- Ibas Kawal Langsung Program Pro-Rakyat Prabowo, dari Irigasi hingga Sembako Terjangkau