Demokrat Tak Risau Hasil Pilpres Digugat
Sabtu, 25 Juli 2009 – 19:13 WIB

Demokrat Tak Risau Hasil Pilpres Digugat
JAKARTA – Tampaknya, keberatan dua pasangan capres dan cawapres yakni Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto dan Jusuf Kalla-Wiranto dengan penetapan hasil Pilpres tak membuat pasangan capres dan cawapres terpilih, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono keder. Bahkan kubu SBY yakin gugatan atas hasil Pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan diajukan kubu JK-Wiranto tak bakal membatalkan kemenangan SBY-Boediono.
Penegasan ini disampaikan Ketua DPP Partai Demokrat Andi Mallarangeng, di Jakarta, Sabtu (25/7). "Kami yakin tidak akan berubah keputusan KPU yang telah menetapkan Pak SBY-Boediono sebagai presiden dan wapres 2009-2014, meskipun nanti ada yang mengajukan gugatan," kata tim kamnas SBY-Boediono, Andi Mallaranggeng, di Jakarta, Sabtu (25/7).
Baca Juga:
Lebih lanjut pria asal Sulawesi Selatan ini menambahkan, pasangan capres dan cawapres yang diusung Partai Demokrat (PD), PKB, PKS, PAN PPP dan 24 partai guerm itu tetap berkeyakinan bahwa kalaupun nantinya gugatan atas hasil Pilpres disidangkan di MK, penetapan KPU tidak akan akan mengalami perubahan yang signifikan.
Apalagi, sambungnya, gugatan terkait kecurangan pilpres yang akan diajukan oleh pasangan lain juga dinilainya tidak terlalu signifikan. "Apapun keputusan MK nanti, kami yakin tidak akan mengubah hasil yang telah ditetapkan KPU," tandasnya.(sid/JPNN)
JAKARTA – Tampaknya, keberatan dua pasangan capres dan cawapres yakni Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto dan Jusuf Kalla-Wiranto dengan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Ketua KPU Ungkap Kebutuhan Anggaran RP 486 Miliar Buat PSU Pilkada
- Rahmat Saleh Ingatkan Pemerintah Soal Anggaran Pengamanan PSU
- Deddy Sitorus PDIP Mengajak Mengundurkan Diri secara Massal, Waduh
- Bupati Tasikmalaya Terpilih Ade Didiskualifikasi MK, KPU Jabar Beralasan Begini
- Ibas Ajak Semua Kader Demokrat Buat Program untuk Kesejahteraan Rakyat
- Ahli Kepemiluan Usul Ambang Batas Maksimal 50 Persen di Pilpres dan Pilkada