Dengan Pentungan Nyali Besar, Apalagi Bersenpi
Rabu, 07 Juli 2010 – 20:51 WIB
Kondisi yang memprihatinkan tersebut juga terjadi pada lokasi-lokasi pembangunan di pusat-pusat perbelanjaan. Wilayah manapun di Jakarta, pusat-pusat perbelanjaan itu pasti diizinkan Pemda untuk dibangun di titik-titik rawan macet. Sementara pedagang kecil yang menggelar dagangannya guna mengais untuk makan dikejar-kejar dan dirampok dagangannya oleh Satpol PP. Ini jelas tidak adil, imbuh Wahyu.
"Bahkan dalam setiap aksinya disaat berhadapan dengan masyarakat kecil, dengan hanya bermodalkan pentungan, Satpol PP sudah bernyali besar untuk melakukan tindak kekerasan. Apalagi dengan senjata api," kata Wahyu Mulyana. (fas/jpnn)
JAKARTA - Pengamat perkotaan dari Urban Research Development Institute (URDI) Wahyu Mulyana, mengatakan banyaknya insiden kekerasan yang melibatkan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Fakta Pembunuhan Sandy Permana, Pelaku Sudah Dendam Sejak 2019
- Akhirnya Wisma Habibie & Ainun Dibuka untuk Umum
- KPK Periksa Maria Lestari dan Arif Wibowo
- OIC Youth Indonesia Kukuhkan Pengurus Baru Periode 2024-2029
- Diam-diam, Hakim MK Ini Diperiksa KPK, Ada Kasus Apa?
- KPK Panggil Bupati Situbondo di Kasus Dana PEN