Deni Daruri: Perbankan Nasional Berperan Aktif Mengurangi Emisi Karbon Dioksida

Dia menjelaskan Sustainaibility Report (SR) menyangkut tiga hal yakni ekonomi, lingkungan dan sosial. Jika dirincikan lebih detail terdiri dari 17 item pencapaian sesuai SDGs, merupakan amanat Perpres No 59 Tahun 2017.
Dalam laporan tersebut mencantumkan perhitungan emisi GRK dan dan kegiatan penurunan emisi yang telah dilakukan. Lalu bagaimana dengan peran OJK? Dengan tegas Deni menyebut OJK sangat mendukung pengurangan efek rumah kaca melalui Peraturan OJK (POJK) Nomor 51 Tahun 2017. Di mana, seluruh industri keuangan wajib membuat laporan berkelanjutan (SR).
"OJK adalah lembaga yang sangat concern dan lebih maju terhadap perubahan iklim ketimbang lembaga lain di Indonesia," ungkapnya.
Sedangkan 113 bank belum membuat SR, kata Deni, atau belum tepat dalam penyusunannya. Karena, menyamakan laporan SR dengan laporan CSR. Itupun laporan yang dihasilkan tidak semua di-assured oleh pihak ketiga.
"Saat ini Bumi Global Karbon foundation sedang berusaha membantu dan mengedukasi industri keuangan untuk memperbaiki laporan SR nya agar sesuai GRI standard. Dan juga sesuai aturan OJK, dan aturan perundang-undangan lainnya," papar Deni.(fri/jpnn)
Perbankan nasional berperan aktif dalam mengurangi emisi karbondioksida (CO2) dalam porsi yang signifikan yakni mencapai 314 ribu ton.
Redaktur & Reporter : Friederich
- Penjualan Sertifikat Pengurangan Emisi PLN Indonesia Power Meningkat Capai Sebegini
- Dekarbonisasi Pertamina Lampaui Target, Capai 146 Ribu Metrik Ton CO2 per Januari 2025
- Tekan Emisi Karbon, PLN IP Lakukan Pengujian Partial Green Ammonia Cofiring di PLTU
- Pengamat Ingatkan Pemerintah Jangan Salah Pilih Pemimpin dan Dewas Danantara
- Pertamina NRE Beber Manfaat Perdagangan Karbon di Forum Ini, Apa Saja? Simak ya
- Kinerja Sustainability Pertamina Lampaui Target, Segini Capaian Dekarbonisasi di 2024