Densus 88 Geledah Gedung HT Sumantri, duh Ternyata!

Di kawasan HT Sumantri sendiri, terlihat dua perempuan yang berkeliaran secara bebas saat penggeledahan. Namun ketika hendak diwawancara, mereka menolak memberikan keterangan.
Sementara itu, salah seorang pemilik show room di sekitar lokasi Aceng Kusnandar menuturkan sejak HT Sumantri dikelola RS, dirinya menilai banyak perubahan. Bahkan beberapa pegawai pun diberhentikan. “Dia baru sekitar setahun, sebelumnya bukan sama dia (RS, Red),” ungkapnya.
Graha HT Sumantri, kata Aceng, biasanya disewa oleh masyarakat untuk keperluan resepsi pernikahan atau kegiatan-kegiatan yang melibatkan banyak undangan. “Biasanya yang resepsi pernikahan atau acara-acara kaya perpisahan dan lainnya” terang dia.
BACA JUGA: Pengakuan Adik Terduga Teroris Abu Jalal, Oh Ternyata
Dia menceritakan sosok RS sendiri sangat tertutup, sebab selama ini jarang berkomunikasi dengan warga sekitar. ”Bahkan saya sendiri hanya sesekali melihat RS, itu pun ketika masuk ke HT Sumantri,” tuturnya.
Ia pun mengaku kaget ketika RS diduga terlibat sebuah jaringan teroris. Meski diakui gerak-gerik dan sikap RS memang tidak seperti masyarakat pada umumnya. “Beda lah dengan pengelola sebelumnya, saya kenal baik,” ucapnya. (rga)
Densus 88 Antiteror menggeledah komplek Graha HT Sumantri yang diduga menjadi lokasi latihan para terduga teroris jaringan JAD.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Tasikmalaya
- Seorang Anak Hilang Terbawa Arus Sungai di Tasikmalaya, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
- Kementan Gandeng Densus 88, Dorong Kewirausahaan dan Ketenagakerjaan Sektor Pertanian
- Mengadu ke Komisi III, Ibu Pelaku Pembacokan Bantah Dampingi Anaknya Diperiksa Polisi
- RDPU Kasus Pembacokan di Tasikmalaya, Ketua Komisi III DPR Usir Kuasa Hukum Korban
- Gadis Asal Tasikmalaya yang Hilang Ditemukan di Brebes, Begini Ceritanya