Deraian Air Mata Fajar/Rian Keluar saat Rebut Most Improved Player of The Year dari BWF

Maklum, pada awal tahun performa ganda putra ranking tiga dunia itu kurang begitu apik karena sering tersingkir di babak awal.
Fajar/Rian pun tak kuasa menahan air matanya mengingat kembali perjuangan mereka bangkit dari keterpurukan.
"Bersyukur atas penghargaan yang diberikan. Saya sangat terharu karena tidak mudah perjuangannya untuk bisa bangkit dan memenangi ini," ungkap Fajar dalam rilis tertulis.
Diharapkan penghargaan dari BWF ini bisa membangkitkan kepercayaan diri Fajar/Rian dalam setiap pertandingan.
Setelah selalu berada di bawah bayang-bayang dua seniornya, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo serta Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, FajRi kini perlahan mulai menanjak performanya.
Karena itu, bukan tidak mungkin Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan menjadi suksesor dua pendahulunya tersebut di kancah bulu tangkis dunia.
"Dengan penghargaan ini semoga kami lebih baik lagi dan bisa konsisten. Gelar ini menjadi suntikan motivasi untuk kami tampil di BWF World Tour Finals 2022," tambah Rian.
Sayang, ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati yang juga masuk ke dalam nominasi gagal membawa pulang gelar.
Berkat perjuangan keras selama ini, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto meraih penghargaan most improved player of the year 2022 dari BWF
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- All England 2025: Doa Fajar/Rian Mengiringi Perjuangan Leo/Bagas dan Sabar/Reza
- Indonesia Masters 2025: Asa Fajar/Rian Menghapus Bayang-Bayang Kelam
- Indonesia Masters 2025: Fikri/Daniel Pukul Ganda Korea
- Jadwal 32 Besar Indonesia Masters 2025: Sektor Ganda Putra dan Putri Siap Unjuk Gigi
- Tak Usah Cari Nama Pemain Indonesia di Daftar Finalis India Open 2025