Desa Bengkala di Buleleng, Kampung dengan Jumlah Warga Bisu-Tuli Terbanyak di Bali

Tak Bisa Dengar Musik, Gerakan Penari Andalkan Aba-Aba Tangan

Desa Bengkala di Buleleng, Kampung dengan Jumlah Warga Bisu-Tuli Terbanyak di Bali
Desa Bengkala di Buleleng, Kampung dengan Jumlah Warga Bisu-Tuli Terbanyak di Bali
"Di sini, mungkin dia (Sumendra) yang menjadi kolok tersukses. Sebab, selain mendapat pekerjaan di sana, dia mendapat istri seorang warga Australia. Bahkan, informasi lainnya, dia sudah memiliki anak dari istri bulenya itu," ungkapnya.

Keunikan lain warga bisu-tuli di Desa Bengkala adalah cara mereka berkomunikasi. Mereka punya bahasa sendiri yang berbeda dari bahasa isyarat standar internasional.

Bahasa isyarat mereka jauh lebih sederhana. Misalnya, untuk menyebut makan, mereka cukup mengarahkan jemari tangan ke arah perut. Untuk lapar, cukup dengan memegang perut.

Untuk pendidikan, aparat desa mendirikan sekolah khusus bagi mereka sejak 19 Juli 2007. Sekolah itu bekerja sama dengan SDN 2 Bengkala. "Hingga kini total ada enam siswa kolok yang tersebar di kelas satu hingga lima," jelas Kepala SDN 2 Bengkala Nyoman Wijana.

Semakin banyak saja jumlah warga yang bisu-tuli di Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali. Data terakhir menyebutkan, jumlah

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News