Desa Kian Dinamis, Gus Muhaimin Usulkan Dana Desa Jadi Rp 5 Miliar

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan pemberdayaan masyarakat desa melalui penggunaan dana telah membawa dampak positif bagi masyarakat di Indonesia dan telah menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam upaya pemberdayaan masyarakat desa.
Dengan dana desa yang lebih besar serta pemberian kewenangan yang lebih luas, desa akan terus menjadi tulang punggung kemajuan dan daya tahan negara.
Menurut Gus Muhaimin, sapaan akrabnya, banyak efektivitas penggunaan APBN melalui Dana Desa ini luar biasa.
Dia mengajak momentum ini kita jaga bersama, kepala desa agar jangan sampai kesempatan emas penggunaan dana desa ini terlewatkan di masa yang akan datang.
“Kami targetkan 2024 dan ke depan minimal setiap desa bukan saja satu miliar tetapi api bisa sampai 5 miliar,” tegas Gus Muhaimin menghadiri Bincang BUMDesa Inspiratif yang digelar Ditjen Pengembangam Ekonomi dan Investasi Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Selasa (16/5/2023) petang di Kampung Mataraman, Bantul, Yogyakarta.
Gus Muhaimin bercerita bahwa sejak dicetuskannya Undang-Undang Desa serta alokasi dana desa, terjadi berbagai perdebatan. Bukan hanya substansi namun juga implementasinya.
Dia menyebut beberapa ahli anggaran termasuk ekonom sempat meragukan kepala desa jadi subjek utama pembangunan yang mengendalikan dan memiliki kewenangan anggaran.
“Beberapa pihak mengkhawatirkan akan terjadi penyelewengan dan sebagainya, namun ternyata hanya terjadi beberapa kasus penyalahgunaan namun kasuistil,” tambahnya.
Pemberdayaan masyarakat desa melalui penggunaan dana telah membawa dampak positif bagi masyarakat di Indonesia & telah menjadi contoh bagi negara-negara lain.
- Komisi VI DPR Sidak Jasa Marga, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2025
- Harlah ke-26, Garda Bangsa Gelar Festival Dai TikTok
- Misbakhun Buka-bukaan Data demi Yakinkan Pelaku Pasar di Bursa
- Cegah DBD dengan Edukasi 3M Plus, Soffell dan Pemerintah Provinsi Bali Sasar 35 Desa dan Kelurahan
- Aksi Tolak RUU TNI Masih Berlangsung, Sejumlah Pedemo Dibawa Sukarelawan Medis
- RUU TNI Disahkan Jadi UU, Sekjen KOPI Kecam Segala Bentuk Aksi Kekerasan yang Mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa