Desak BKN Coret Seluruh Data Honorer

Desak BKN Coret Seluruh Data Honorer
Desak BKN Coret Seluruh Data Honorer
TOBASA -- Lembaga Suadaya Masyarakat (LSM) DPD LIRA Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) meminta pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar menggagalkan seluruh data honorer yang dikirimkan BKD ke BKN. Pasalnya, data honorer kategori I APBD/APBN diduga kuat penuh dengan rekayasa dan manipulasi data.

Demikian ditegaskan Bupati LIRA Tobasa, Oskar Siagian kepada Metro Tapanuli (grup JPNN) di Balige. Dijelaskanya, demi terciptanya pemerintahan yang bersih dan berwibawa, serta mencegah kecemburuan sosial antar honorer, hendaknya dalam pendataan honorer yang akan diusulkan menjadi CPNS harus penuh dengan kejujuran dan transparan.

"Saya meminta dengan tegas, agar pemerintah tidak bermain-main dalam hal ini, karena pendataan ini menyangkut moral, harga diri, dan masa depan masyarakat serta honorer yang bersangkutan," tegasnya.

Dalam Surat Edaran Menpan, lanjut Oskar, yang dapat didata dan diangkat menjadi CPNS harus yang masa kerjanya minimal satu tahun per 31 Desember 2005. Oleh sebab itu, sesuai dengan data yang dimiliki LIRA, tidak ada satu orangpun honorer kategori I yang memenuhi persaratan sesuai dengan surat edaran Menpan.

TOBASA -- Lembaga Suadaya Masyarakat (LSM) DPD LIRA Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) meminta pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News