Dessy Ratnasari Tak Mau PAN seperti PPP-Golkar

jpnn.com - JAKARTA - Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Dessy Ratnasari berharap partainya tidak bernasib sama dengan PPP dan Golkar yang pecah pasca Muktamar dan Munas beberapa waktu lalu. Sebab, tiga nama kandidat caketum yang muncul, baik petahana Hatta Rajasa, Ketua DPP Zulkifli Hasan dan Waketum Drajat H Wibowo merupakan kader-kader terbaik partainya.
Nah, Dessy berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa menjadi pemimpin yang akan membawa partai berlambang matahari terbit ke arah yang lebih baik, terutama melakukan rekonsiliasi dan mampu merangkul kader-kader muda.
"Pemimpin terpilih merupakan pemimpin yang akan membawa PAN melakukan rekonsiliasi dan merangkul potensi kader-kader muda PAN untuk membesarkan partai di masa mendatang, sebagai partai nasionalis religius yang solid. Tidak seperti halnya yang terjadi dengan PPP dan Golkar," kata Dessy lewat pesan singkat kepada wartawan, Rabu (7/1).
DPP PAN sendiri nanti malam akan menggelar Rakernas yang salah satu agendanya menetapkan jadwal Kongres yang rencananya akan digelar di Bali, Maret mendatang. Terkait potensi munculnya rekomendasi dari peserta Rakernas untuk mencalonkan kandidat caketum tertentu secara aklamasi, Dessy menilai justru peluang tidak aklamasi lebih cenderung terjadi karena ada lebih dari satu kandidat.
Sebaliknya, dia tidak mempersoalkan bila Rakernas menghasilkan sebuah rekomendasi aklamasi terhadap satu kandidat selama tidak mencederai proses demokrasi. "Menurut saya tidak menjadi masalah selama hal tersebut disetujui oleh seluruh kader PAN. Dan hal tersebut tidak mencederai proses pemilihan pemimpin yang demokratis. (fat/jpnn)
JAKARTA - Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Dessy Ratnasari berharap partainya tidak bernasib sama dengan PPP dan Golkar yang pecah pasca Muktamar
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Innalillahi, Satu Orang Tewas di Dalam Mobil Avanza yang Tertimbun Tanah Longsor
- Peraih Rekor MURI Keliling Eropa Bahas Masalah Kesehatan Mental
- Pemda Belum Mengajukan Usulan Penetapan NIP CPNS & PPPK 2024, BKN Akan Lakukan Ini
- Anak yang Hilang di Pantai Sayang Heulang Garut Akhirnya Ditemukan, Begini Kondisinya
- Berita Terbaru dari Polda NTT Perihal Kasus Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Lukman
- Ray Rangkuti Nilai Hasan Nasbi Layak Dicopot dari Jabatan PCO