Detik-detik AKP Hariyadi Menghajar Darso, Inilah Kalimat Korban Pemicu Oknum Polisi Itu Emosi

jpnn.com - SEMARANG - Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) menggelar rekonstruksi kasus kematian Darso (43) warga Kota Semarang, pada Jumat (28/2).
Pada rekonstruksi ini, penyidik Polda Jateng menghadirkan tersangka AKP Hariyadi dan lima saksi.
Terungkap, ada perbedaan keterangan antara saksi dan tersangka ketika rekonstruksi kasus ini.
Tersangka AKP Hariyadi tidak mengakui memukuli korban, tetapi hanya menampar menggunakan sandal.
Sementara saksi Triyanto menyebut eks Kanit Gakkum Polresta Yogyakarta itu juga meninju korban hingga terjengkang.
Rekonstruksi penganiayaan ini dilakukan di parit pinggir Jalan Purwosari, tak jauh dari rumah Darso di Gilisari, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang.
Saat itu, Darso bersama enam polisi, yaitu tersangka Hariyadi, saksi Iswadi, saksi Abdul Mutholib, saksi Taufik, saksi Nanang, dan saksi Triyanto, turun untuk buang air kecil.
Setelah kencing, AKP Hariyadi mengintrogerasi hingga menganiaya korban, lalu melarikannya ke Rumah Sakit (RS) Permata Medika Kota Semarang.
Ada perbedaan keterangan tersangka AKP Hariyadi dan saksi rekonstruksi kasus kematian Darso, warga Semarang.
- Kasus Kematian Darso, AKP Hariyadi Ditahan Polda Jateng
- Update Terkini Kasus Kematian Darso, Polda Jateng Periksa AKP Hariyadi sebagai Tersangka
- Tanggapi Dugaan Sukatani Diintimidasi, DPR: Kapolda Tidak Bisa Lepas Tanggung Jawab
- Legislator NasDem: Polda Jateng Tak Seharusnya Represif ke Sukatani
- Polda Jateng: Kanitgakkum Satlantas Tersangka Kematian Darso Warga Semarang
- 6 Polisi Diduga Intimidasi Band Sukatani, Identitas Masih Dirahasiakan