Detik – detik Polisi Tembak Betis Bibi, Dor! Roboh

jpnn.com, PONTIANAK - Habibi alias Bibi, warga Jalan Tritura, Gang Angket Dalam, Tanjung Hilir, Pontianak Timur, susah berjalan setelah polisi menembak betis sebelah kirinya.
Pemuda berumur 23 tahun tersebut terpaksa dilumpuhkan karena melakukan perlawanan saat hendak diringkus.
Ia ditangkap di daerah Perum III, Pontianak Timur, Sabtu (24/11), atas laporan tindak pidana pencurian motor yang dilakukannya di Jalan Tritura, Gang Haji Ashari, Tanjung Hilir, Pontianak Timur.
Kapolsek Pontianak Timur, Kompol Suhar mengungkapkan, aksi terakhir Bibi mencuri motor yakni pada Jumat (23/11) pagi sekitar pukul 08.00 Wib. Atau sehari sebelum penangkapannya.
Kali ini, yang menjadi korbannya adalah seorang ibu rumah tangga, bernama Umi Khotiman, Warga Gang Haji Ashari, Tanjung Hilir, Pontianak Timur.
Pagi Jumat itu, perempuan 31 tahun tersebut baru saja pulang dari berbelanja. Namun ia lupa mencabut kunci motornya yang terparkir di halaman rumah.
Belum begitu lama, korban sadar bahwa kunci motor tersebut masih nempel di kontak motor. Ia pun kemudian bergegas keluar rumah dengan maksud mau ambil kunci motor tersebut. "Namun saat keluar rumah, motor korban sudah tidak ada di halaman," kata Suhar.
Korban sempat mencoba mencari di sekitar rumahnya. Namun motor tersebut memang sudah raib. Ada salah satu warga yang melihat seorang laki-laki membawa kabur sepeda motor milik korban tersebut.
Polisi terpaksa menembak betis Bibi karena mencoba melawan saat hendak ditangkap dalam kasus curanmor.
- Kurir di Palembang Jadi Korban Curanmor, 138 Paket Ikut Raib
- Menganggur & Banyak Utang, Eks Karyawan Bank di Palembang Pilih Mencuri Mobil
- Pelaku Curanmor Beraksi di Parkiran Rumah Sakit, Begini Modusnya
- Residivis Sekaligus Spesialis Curanmor di Musi Rawas Ditangkap
- Residivis Kembali Berulah Curi Motor Warga, Dibekuk Polisi, Rekannya Masuk DPO
- Buronan Kasus Curanmor Digulung di Labuan Bajo, Bravo, Pak Polisi