Detik – detik Putra Bupati Mengalami Kecelakaan Maut di Tol Solo - Ngawi

Nahas, si sopir tidak menyadari ada truk tronton di depannya pada usaha membetulkan posisi tidur juragannya. ’’Keterangan dari sopir, korban nglimpruk ke tempat kemudi sebanyak tiga kali,’’ ungkap Cipto.
Tumburan keras terjadi. Moncong mobil ringsek seketika setelah menyeruduk bak truk. Diduga, sopir sudah tidak bisa menghindari tabrakan lantaran jarak yang sudah kelewat dekat. Pun, dengan kondisi melaju dengan kecepatan tinggi. Apesnya lagi, Jihansyah saat itu tidak mengenakan sabuk pengaman.
Keadaan itulah yang membuatnya terlempar ke kaca depan mobil saat kecelakaan terjadi. ’’Sopir aman karena mamakai sabuk pengaman,’’ imbuh Cipto.
Seusai kecelakaan, nadi di pergelangan tangan Jihansyah masih berdenyut. Sejumlah petugas yang mendatangi TKP segera melarikannya ke RSI At Tin Husada Ngawi. Sayang, nyawanya tak terselamatkan.
BACA JUGA: Pengemis yang Lagi Viral Itu Tertangkap, Simak Pengakuannya, Mengejutkan
Benturan keras di kepala Jihansyah berakibat luka parah dan pendarahan. Baik dari mulut, hidung, telinga, maupun luka robek yang dideritanya. Tak tertolong, jasad korban lantas dibawa ke RSUD dr. Soeroto untuk keperluan medis.
’’Sopir dua kendaraan yang terlibat laka lantas, sudah kami amankan di Polres Ngawi untuk proses lebih lanjut,’’ pungkas perwira dengan dua balok di pundak itu. (den/ota)
Jihansyah Kamal Pasya, 20, putra dari Bupati Mojokerto (nonaktif) Mustofa Kamal Pasa tewas setelah kecelakaan di tol Solo – Ngawi.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- PT NWR Salurkan Rp 314 Juta untuk Ahli Waris Korban Kecelakaan Maut di Sungai Segati
- Pasutri Kecelakaan di Jalan Brigjen Sudiarto Semarang, Sulistyaningsih Meninggal Dunia
- Kecelakaan Mengerikan Terjadi di Cianjur, Innalillahi
- Kecelakaan di Jembatan Sungai Segati Renggut 14 Nyawa, 1 Korban Belum Ditemukan
- Terpental dari Motor Akibat Jalan Berlubang, Remaja 16 Tahun di Semarang Meninggal
- 2 Korban Kecelakaan di Tol Ciawi Teridentifikasi, Polisi Serahkan Jenazah ke Keluarga