Dewan Kota Sita Puluhan Sepeda Sewaan Yang Ditelantarkan

'Armada sepeda ditelantarkan'
Meskipun banyak yang tampaknya meyakini konsep bisnis ini, penduduk Bronte mengatakan bahwa sepeda sewaan dibiarkan bertumpuk di pinggiran kota mereka, dan seringkali di tengah jalan.
Dewan Kota Praja Waverley mengatakan telah menerima 30 keluhan resmi tentang keberadaan armada sepeda sewaan, dan banyak keluhan yang disampaikan langsung.

ABC News: Heather Nolan
CP Lim, kepala oBikes Australia, mengatakan kepada ABC bahwa mereka mendorong orang-orang di komunitas untuk menggunakan sepeda dengan benar.
"Meskipun kami menyambut baik tindakan penyitaan dari pihak berwenang, tindakan untuk menghukum operator, ketimbang mendidik pengguna, hanya akan melumpuhkan budaya perusahaan start-up," katanya.
Seorang juru bicara ofo mengatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan dewan lokal untuk membantu membuat sepeda sewaan tanpa terminal khusus ini sukses di Sydney.
"Kami percaya bahwa dengan bekerja sama, kita dapat mencapai solusi yang lebih produktif, yang akan memungkinkan lebih banyak orang Sydney memanfaatkan transportasi yang terjangkau dan mengatasi perilaku vandalisme yang menyebabkan sepeda menjadi rusak dan ditinggalkan," kata mereka.
Walikota John Wakefield mengatakan dewannya hanya mengumpulkan sepeda yang rusak sebagai bagian dari kemarahan mereka.
Salah satu warga setempat mengatakan konsep sepeda sewaan memiliki potensi.
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi