Dewan Upayakan Penambahan Quota Haji
Jumat, 13 Juli 2012 – 08:42 WIB
BANDA ACEH - Anggota Komisi G Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) membidangi persoalan agama dan budaya, Sali Ismail menyayangkan lamanya daftar tunggu Calon Jamaah Haji Aceh (JCH) di Aceh hingga tahun 2024. Harusnya, masyarakat tidak perlu harus menunggu selama 12 tahun untuk bisa menunaikan rukun Islam ke-5 tersebut.
Dia mengatakan, disatu sisi, panjangnya daftar tunggu JCH menunjukkan bahwa animo masyarakat Aceh untuk melaksanakan ibadah haji sangat tinggi, sedangkan disisi lain membuat mereka harus menunggu karena persoalan terbatasnya kuota.
“Banyak yang mendaftar haji umurnya sudah 50 atau 60 tahun, kalau harus menunggu selama 12 tahun, maka dia tidak akan bisa berangkat haji,” kata Sali Ismail kepada Rakyat Aceh (Grup JPNN).
Berdasarkan data mereka terima, daftar tunggu JCH hingga minggu pertama pada bulan Juli 2012 sudah berada diatas 50 ribu lebih. Dalam rangka mengatasi permasalahan waktu tunggu haji yang sangat lama tersebut, dirinya akan membicarakan permasalhan tersebut dengan para anggota Komisi G DPRA bidang agama untuk mencari solusi bersama untuk memperjuangkan agar kuota haji Aceh dapat bertambah setiap tahunnya.
BANDA ACEH - Anggota Komisi G Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) membidangi persoalan agama dan budaya, Sali Ismail menyayangkan lamanya daftar
BERITA TERKAIT
- 68 orang Tewas di Tangan KKB, 10 Anggota TNI dan 8 Polri
- Kebakaran Rumah di Jakut Diduga Akibat Petasan, Ada Korban
- Besok Pelayanan SIM dan SKCK di Polrestabes Palembang Tutup
- Ini Langkah Strategis Polres Banyuasin Menekan Angka Kejahatan di 2025
- Catatan 2024: Angka Kejahatan di Riau Turun, Investasi Meningkat
- Polda Riau Selamatkan 71 Korban TPPO, 12 Orang Sempat Dipaksa Jadi PSK