Di DPD RI, Jokowi Tegaskan Komitmennya Atasi Ketimpangan

"Kalau masih Rp 10-15 ribu (perbedaannya) bisa saya maklumi. Tapi kalau Rp 60 ribu itu sudah sepuluh kali lipat. Saya perintahkan kepada menteri BUMN, saya minta harga bensin di Papua khususnya di Pegunungan Tengah, di Wamena, harganya sama seperti di Jawa. Tapi baru satu setengah tahun setelah perintah itu harga bisa sama dengan di Jawa," tutur Jokowi.
Demikian pula dengan harga semen. Di Jawa harganya berkisar Rp 70-80 ribu, sementara di Papua bisa menembus hingga Rp 1 juta per sak. Hal ini diakui Jokowi membuatnya sedih.
"Sedih rasanya waktu saya ke Wamena. Di Jawa harganya Rp 70-80 ribu, di sana Rp 800 ribu per sak. Pada bulan di mana cuaca tidak mendukung kadang menjadi Rp 1,5 juta dan di kabupaten-kabupaten tertentu bisa Rp 2,5 juta," ungkap dia.
Inilah mengapa jalan trans-Papua dibangun. Presiden berharap, apabila infrastruktur tersebut selesai, barang-barang dapat diangkut melalui jalur darat dengan cepat sehingga harga-harga kebutuhan di sana akan semakin menurun.(fat/jpnn)
Menurut Jokowi, ketimpangan infrastruktur dalam realitasnya menjadikan rakyat Indonesia tidak merasakan keadilan sosial
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
- Gubernur Pramono Bebaskan PBB, Senator Fahira Idris: Kado Indah untuk Warga Jakarta
- Peringati Hari Raya Idulfitri 1446 H, Sultan: Mari Kita Saling Memaafkan dan Mendukung Dalam Pengabdian
- Gubernur Jateng Mengajak Bupati & Wali Kota Fokus Membangun Infrastruktur di 2025
- Semester Pertama Sebagai Anggota DPD RI, Dr Lia Istifhama Kembali Raih Award, Selamat
- Sultan Apresiasi Pemerintah Lakukan Transfer Tunjangan Guru ASN Secara Langsung
- Pererat Silaturahmi Antarstaf, FOKUS DPD RI Gelar Buka Puasa Bersama