Di Era Ical, Banyak Kader Golkar Tersangkut Korupsi

Dia pun menegaskan, partainya menghargai langkah KPK dalam mengungkap kasus-kasus korupsi demi penegakan hukum. Dengan dipanggil dan diperiksanya Sekjen dan Bendum Golkar sebagai bagian integral dalam upaya menjelaskan sebuah kasus tersebut agar terang benderang dan terbuka pada masyarakat.
”Idrus telah berbicara dengan saya sebelum memenuhi panggilan KPK. Sehari sebelum hadir saya bicara, dan dia menyatakan akan menjelaskan semua pertanyaan-pertanyaan yang diperlukan KPK,” tambah Hajriyanto.
Idrus diperiksa penyidik KPK selama 9 jam, sedangkan Setya masih mangkir dari pemeriksaan KPK. Idrus mengaku dicecar penyidik seputar mekanisme penunjukkan calon kepala daerah dari Partai Golkar. Menurut Idrus, penyidik KPK tidak spesifik menanyakan soal penunjukan calon kepala daerah di mana. Pertanyaan lebih bersifat general.
Sebagai sekjen partai, salah satu tugas Idrus memang mengurusi penunjukkan calon kepala daerah yang akan dijagokan partainya. Dia sangat paham mekanisme yang berlaku di partai beringin itu. ”Semua tentang mekanisme penunjukkan itu sudah saya sampaikan,” pungkas Idrus. (ind)
JAKARTA - Pemeriksaan penyidik KPK terhadap dua elite Partai Golkar (PG), Sekjen Indrus Marham dan Bendahara Umum Setya Novanto, membuat internal
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Lemhannas RI Gelar Studi Strategis di Jawa Barat untuk Perkuat Ketahanan Nasional
- Ahli Waris PMI yang Meninggal di Korsel Dapat Santunan Rp 85 Juta
- Diancam Dibunuh, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Bereaksi Begini
- KPK Percepat Penyidikan Kasus Korupsi di Telkomsigma
- 13 Santriwati Jadi Korban Syahwat Ustadz AF
- Sidang Lanjutan Hasto Kristiyanto Dihadiri Elite PDIP, Kepala Daerah, dan Keluarga