Di Konferensi Negara Islam, Pejabat Kemenag Tegaskan Indonesia Bukan Negara Agama

Selanjutnya, ada upaya struktural yang dilakukan untuk merawat kerukunan yang ada, yakni dengan membentuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum ini telah dibentuk di 34 provinsi dan sekitar 510 kabupaten dan kota.
"Fungsinya adalah membantu menjaga kerukunan antarumat beragama dan meningkatkan kerja sama antarumat beragama di Indonesia serta memberikan kesempatan," tutur Kamaruddin.
Sementara dalam tataran yang lebih luas, Indonesia juga terlibat dalam perdamaian dunia. Selain aktif dalam dialog lintas agama dan multinasional, Indonesia telah mengekspor pengalaman mengelola keragaman agama dan budaya ke ranah global.
Ini, lanjut Kamaruddin, merupakan strategi global yang dilakukan Indonesia untuk terlibat menjaga perdamaian dunia.
Indonesia juga melakukan penguatan Islam rahmatan lil alamin atau moderasi beragama, sebagai cara strategis untuk kerukunan umat beragama.
Selanjutnya, penguatan peran masyarakat sipil berbasis agama seperti Nahdlatul Ulama dalam proses perdamaian di Afghanistan dalam beberapa tahun terakhir.
Sidang yang diadakan di Kairo ini dipimpin Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Syeikh Abdul Lathif Alu al-Syaikh. Hadir dalam pertemuan tersebut secara luring, Menteri Wakaf Mesir selaku tuan rumah; Menteri Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan Arab Saudi; Menteri Agama Pakistan; Menteri Agama Gambia; Dubes Maroko di Kairo, mewakili Menteri Wakaf Maroko; dan Dirjen Kementerian Wakaf Yordania. (esy/jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!
Pejabat Kemenag menegaskan bahwa Indonesia bukan negara agama, hal itu disampaikan dalam konferensi negara -negara Islam
Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesya Mohamad
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Gempa Myanmar, Indonesia Kirim Bantuan Tahap Tiga
- Resmi, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah Jatuh pada 31 Maret
- Kemenag Perkuat Integrasi Islam dan Sains di Bidang Kedokteran
- Gerakan 'Ubah Jelantah Jadi Berkah' Dukung Ekoteologi dan Keberlanjutan
- Tanggal Berapa Idulfitri 1446 H atau Lebaran 2025? Simak Penjelasan Kemenag