Di Sulsel, Modal Rp 1 Miliar Bisa jadi 3 Triliun
jpnn.com, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo memaparkan hasil penyerapan jagung di wilayah administrasinya, di depan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Menurutnya, modal Rp 1 miliar yang digelontorkan pemerintah, bisa menghasilkan untung Rp 3,4 triliun.
"Negara ini bisa menjadi besar kalau kawasan Timur Indonesia tergarap dengan baik. Jagung di sini (modal) Rp 100 miliar, hasilnya bisa Rp 3,4 triliun. Jadi kami butuhkan ini, yang sumber daya alamnya sudah ada," kata Syahrul di Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Jumat (17/3).
Oleh karena itu, Syahrul meminta Menteri Amran agar fokus menggarap tanah Sulawesi Selatan. Dia menambahkan, hasil yang signifikan akan didapatkan apabila pertanian didukung dengan hasil riset dan teknologi.
"Pilihan kita adalah menghadirkan pertanian dengan pendekatan teknologi, dan menjadikan industri agar rakyat selain makan di dalamnya, juga mendapatkan nilai lebih," kata dia.
Syahrul juga menjelaskan, mayoritas penduduk Sulsel merupakan petani. Karenanya, dia menilai, pemerintah pusat tidak perlu mendirikan industri lain yang belum tentu bersentuhan dengan rakyat.
"Industri pertanian, sumber daya alamnya sudah ada, bersentuhan dengan rakyat, dan menjadi kebutuhan paling dasar. Hal ini bisa menghasilkan pendapatan rakyat yang makin baik, dan kemudian menjadikan masyarakat yang lebih beradab dan mapan," terang dia.
Hal itu diamini oleh Menteri Amran. Dia menjelaskan, Sulsel merupakan wilayah administrasi yang memiliki potensi besar di sektor pertanian.
Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo memaparkan hasil penyerapan jagung di wilayah administrasinya, di depan Menteri Pertanian Andi Amran
- Jaga Stabilitas Pangan, Kementan Minta Bulog Serap Gabah Petani Sesuai HPP
- Kementan Pacu Brigade Pangan Sebagai Garda Terdepan Produksi Indonesia
- Pordasi dan Kementan Berkolaborasi Dorong Pertumbuhan Peternak Kuda Lokal
- Kementan Dorong Optimalisasi Lahan di Kalimantan Utara
- Produksi Jamu Herbal jadi Bukti Kemandirian Petani di Gunung Kidul
- Kementan Dorong Smart Farming untuk Memajukan Pertanian Modern dan Berkelanjutan