Di Taiwan TKI Digaji Rp6 Juta Lebih
Rabu, 09 Januari 2013 – 18:59 WIB

Di Taiwan TKI Digaji Rp6 Juta Lebih
JAKARTA – Pemerintah Indonesia dan Taiwan akhirnya berhasil menandatangani kesepakatan kenaikan upah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di sektor informal, sebesar 18,56 persen. Dijelaskan, gaji para TKI sebelumnya hanya berkisar 15.840 NTD atau setara Rp5.306.400. Bahkan bagi TKI ’re-entry’ alias eks TKI Taiwan yang mengalami perpanjangan kontrak kerja pun, memeroleh upah tak berbeda jauh dengan TKI yang baru bekerja.
Kenaikan ini dinilai terobosan besar karena sejak tahun 2002, TKI yang bekerja sebagai perawat orangtua lanjut usia pada sektor rumah tangga atau pengguna perseorangan di Taiwan praktis tidak pernah mengalami kenaikan upah.
Baca Juga:
”Kedua pemerintah menyepakati upaya menaikkan gaji TKI, dimana kesepakatan ditindaklanjuti BNP2TKI bersama KDEI di Taiwan pada 14 Desember 2012 lalu. Akhirnya gaji TKI ditetapkan sebesar 18.780 NTD atau Rp6.291.300 per bulan. Naik 18,56 persen dan diberlakukan mulai 1 Februari 2013,” ujar Kepala BNP2TKI, Jumhur Hidayat di Jakarta, Rabu (9/1).
Baca Juga:
JAKARTA – Pemerintah Indonesia dan Taiwan akhirnya berhasil menandatangani kesepakatan kenaikan upah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja
BERITA TERKAIT
- Saksi Ahli Paparkan Prinsip Kewajaran dalam Gugatan Merek di Sidang Sengketa Minyak Gosok
- Satgas Damai Cartenz Buru Komandan KKB yang Kabur dari Lapas Wamena
- BPKH Limited Perkenalkan Bumbu Khas Indonesia untuk Katering Jemaah Haji di Arab Saudi
- Gelar Aksi di Kemendag, Ribuan Pengepul Minyak Jelantah Tuntut Solusi Penghentian Ekspor
- ISDS Gelar Diskusi Bertema Ancaman Nuklir di Semenanjung Korea Bagi Perdamaian Dunia
- Waka MPR Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik