'Dia Memukul Leherku Dengan Botol': Kisah Mahasiswa ANU Canbera Menolak Ajakan Seks
Ketua Asosiasi Mahasiswa Pascasarjana ANU Zyl Hovenga-Wauchope mengatakan pihak universitas gagal menerapkan strateginya setahun terakhir ini dalam mencegah pelecehan seksual.
Pasalnya, kata Zyl, pihak birokrasi kampus tidaklah memprioritaskan masalah ini.
Dia mengakui pihak universitas telah membentuk unit khusus sebagai respon atas laporan Komnas HAM Australia mengenai pelanggaran seksual di sana.
Tapi, katanya, pekerjaan unit mereka habis tersedot oleh birokrasi yang rumit.
Dia mengaku kecewa dengan unit tersebut yang katanya hanya bertemu sekali di tahun 2019. Mahasiswa, katanya, masih menunggu realisasi janji ANU, termasuk alat pelaporan online kasus kekerasan seksual.
Pekan ini, sejumlah mahasiswa dengan mengenakan pakaian hitam, melakukan aksi unjukrasa di kampusnya.
Mereka menyerukan transparansi universitas tentang bagaimana dan kapan kode etik baru akan dibuat.

Sejumlah mahasiswa Universitas ANU di Canberra, Australia, menggelar kampanye Stop Campaign yang mengangkat kisah personal korban pelecehan seksual di kampus. Pelaku dan korban umumnya tinggal di asrama.
- Remaja Pelaku Pencabulan 16 Anak di Pinrang Diringkus Polisi
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Bea Cukai Tegal Sita Rokok & Miras Ilegal Sebanyak Ini di Rest Area Tol Pejagan-Pemalang
- Pemerintah Australia Umumkan Anggaran Baru, Ada Kaitannya dengan Migrasi
- Bea Cukai Probolinggo Musnahkan Barang Hasil Penindakan Sepanjang 2024, Ada Rokok
- Terungkapnya Tindakan Kekerasan di Sejumlah Pusat Penitipan Anak di Australia