Dianggap Bercanda, Kajari Takalar Urung Dipidana
Ungkapan Pemerasan Dinilai Guyonan
Jumat, 06 Januari 2012 – 18:48 WIB

Dianggap Bercanda, Kajari Takalar Urung Dipidana
Meski luput dari jerat pidana, namun Marwan memastikan bahwa Rakhmat tetap tak bisa lagi kembali menjadi Kajari. Sanksi pencopotan sebagai Kajari tetap dijatuhkan sebab Rakhmat mengeluarkan kata-kata berbau memeras meski hanya gurauan.
"Rencananya, dia kita tempatkan di Kejagung," jelas Marwan, saat ditanya pos baru Rakhmat.
Marwan juga membantah anggapan bahwa batalnya proses hukum terhadap Rakhmat merupakan bukti kejaksaan melindungi pegawainya yang bermasalah. Sedangkan untuk Kasipidsus, Marwan memastikan masih mempelajari sanksi apa yang paling tepat.
Sebelumnya, Rakhmat dilaporkan ke JAM Was setelah diduga memeras saksi kasus korupsi pengadaan 2 kapal penyeberangan dan bus air pada Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar tahun 2010 senilai Rp 1,5 miliar. (pra/jpnn)
JAKARTA - Bagian Pengawasan Kejaksaan Agung memastikan takkan mempidanakan Kajari Takalar, Sulawesi Selatan, Rakhmat Harianto, atas tuduhan pemerasan.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Pemerintah Fokus Tuntaskan Pengangkatan PPPK Tahap 1, Honorer R2/R3 Keburu Pensiun
- Setiawan Ichlas Hadirkan Ustaz Adi Hidayat di Tabligh Akbar di Palembang
- Gegara Panggilan Sidang Tak Sampai Alamat, Tergugat Datangi Kantor Pos di Jambi
- Menyambut Thudong 2025 di PIK Bukan Ritual Semata, Melainkan Pengalaman Jiwa
- Yohanes Bayu Tri Susanto Jadi Pengusaha Sukses yang Rendah Hati
- Revisi UU ASN Mengubah Tenggat Penyelesaian Honorer?