Dianggap Promaksiat, Anies Terancam Ditinggal Loyalisnya
Senin, 16 Desember 2019 – 15:13 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam sambutan Reuni 212,Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019). Foto: ANTARA/ Livia Kristianti
Sebelumnya diketahui Front Pembela Islam (FPI) mengeluarkan empat teguran keras terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Hal ini setelah FPI melihat kebijakan Anies yang prokemaksiatan.
Kebijakan itu di antaranya penyelenggaraan Djakarta Warehouse Project (DWP). Lalu kebijakan Anies yang memberikan penghargaan Piagam Penghargaan Anugerah Adikarya Wisata 2019 kepada Colosseum Club.
Surat pernyataan sikap itu diteken Ketua Umum FPI Ahmad Shabri Lubis dan Sekretaris Umum FPI Munarman. Tertulis kebijakan Anies akhir-akhir ini bersifat maksiat friendly seperti memfasilitasi dan memberi peluang terjadinya berbagai maksiat, namun berkedok wisata hiburan. (tan/jpnn)
Gubernur Anies Mendapat teguran keras dari FPI terkait kebijakan Pemda DKI yang dianggap promaksiat. Lantas, apalah Anies bakal ditinggal loyalisnya?
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
BERITA TERKAIT
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- Tom Lembong Jalani Sidang Perdana, Istri Hingga Anies Memberikan Dukungan
- Gerakan Rakyat Bakal Jadi Parpol, Lalu Dukung Anies, Pengamat Ungkap Indikasinya
- Pram-Rano Buka Kemungkinan Lanjutkan Pembangunan ITF Sunter yang Digagas Anies
- Tahun ke-12, Nara Kreatif Meluluskan 778 Siswa, Anies Baswedan Beri Pesan Khusus