Dianiaya Ibu Tiri, Lapor Polisi
Jumat, 13 Agustus 2010 – 09:44 WIB
PALEMBANG – Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berujung di kantor polisi. Seorang pelajar berinisial AA (15), terpaksa harus melaporkan ibu tirinya, Ci (28). Warga Jl A Yani, Lr Kenari, RT 16, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, itu mengaku dianiaya istri muda ayahnya itu, kemarin siang. Sof bukannya membela Suhartati, tapi malah menganiayanya istri tuanya itu. Akibat dianiaya, tangan Suhartati mengalami luka gores. Tak terima kemudian ibu dan anak ini melaporkan kejadian itu pada polisi. AA melaporkan atas penganiayaan yang dilakukan Ci sedangkan Suhartati mengadukan perbuatan kekerasan yang dilakukan Sof.
AA menceritakan kronoligis kejadian. Awalnya, dia bermaksud meminta uang bayaran sekolah pada ayahnya, Sof yang tinggal bersama Ci. Bukan uang yang didapat, tapi malah penganiayaan dari ibu tirinya itu.
Baca Juga:
Merasa sakit hati oleh ulah ibu tiri, AA mengadukan penganiayaan yang dialami kepada ibu kandungnya, Suhartati (35). Sebagai ibu kandung, Suhartati tak terima anaknya diperlakukan seperti itu. Lantas, dia bersama AA mendatangi rumah pelaku di Jl Tembok Baru, Lr Ladang, Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang. Sesampai di sana, mereka malah bertemu dengan suaminya, Sof yang baru pulang. Dia menceritakan perlakuan Ci terhadap anak mereka.
Baca Juga:
PALEMBANG – Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berujung di kantor polisi. Seorang pelajar berinisial AA (15), terpaksa harus melaporkan ibu
BERITA TERKAIT
- Rekonstruksi Penembakan Bos Rental Mobil oleh Oknum TNI AL, Rizky Ungkap Hal Ini
- Oknum TNI AL Peragakan Penembakan Bos Rental Mobil, Keluarga Korban Emosional
- ASN Pemkab Muna Dibunuh di Kamar Hotel Kendari
- 5 Pengeroyok Dudung SP Ditangkap, Ternyata Ini Motifnya
- Cuma Bayar Rp 15 Ribu Bisa Menonton Video Porno Sepuasnya
- Hamil, Mahasiswi Kebidanan Ini Aborsi Sendiri