Diaspora Indonesia Perlu Kohesi Sosial untuk Berkontribusi
Selasa, 15 Oktober 2019 – 23:56 WIB

Ilham Akbar Habibie (kiri) dan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilman Farid (kanan) dalam diskusi Tech Talk bertajuk diaspora Indonesia, Selasa (15/10). Foto: ANTARA
Lebih lanjut Ilham memberikan perbandingan dengan diaspora India yang dinilai telah terlihat memberikan kontribusi bagi negara secara global, misalnya diaspora yang banyak menempati posisi strategis di industri yang ramai pada zaman ini, seperti teknologi informasi.
Selain kemampuan mumpuni yang dimiliki oleh para diaspora India dalam bidang tersebut, daya juang juga menjadi unsur pembeda dari diaspora India dan Indonesia.
“Saya kira secara paralel kita harus juga melihat bahwa perusahaan teknologi informasi mencari sumber daya manusia ke India karena, di antaranya, memang mereka punya jaringan diaspora itu,” ujar Ilham. (ant/dil/jpnn)
Ketua Institut Demokratisasi melalui Sains dan Teknologi The Habibie Center, Ilham Akbar Habibie, menyebut bahwa diaspora Indonesia di dunia memerlukan kohesi sosial agar dapat berkontribusi bagi negara
Redaktur & Reporter : Adil
BERITA TERKAIT
- Master Bagasi dan Kemlu RI Perkuat Kolaborasi Nusantara Wave
- Master Bagasi Mendorong Modest Fashion Indonesia ke Panggung Dunia
- Buka Usaha di Luar Negeri, Puluhan Restoran Dapat Diaspora Loan BNI
- Jembatani Kebutuhan Diaspora, Master Bagasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
- Berkat Master Bagasi, Diaspora Indonesia Dapat Ikut Merasakan Keseruan Harbolnas
- The Habibie Center Soroti Tantangan & Peluang Masa Depan Demokrasi