Dibayar dan Kesempatan Jalan ke Luar Negeri Karena Mendengarkan Radio

Di Kalimantan, Rudy Hartono mendirikan perkumpulan yang disebut Borneo Listeners Club (BLC) yang didirikan di tahun 2010.
"Saya pertama kali menghadiri temu keluarga pendengar radio ke-2 di Solo tahun 2008. Di situ saya berkenalan dengan banyak peserta lain."
"Saya mendengar ketika itu dunia keradioan lesu, perkumpulan pendengar juga banyak yang vakum. Hingga munculnya satu ide untuk dirikan klub pendengar di Kalimantan Barat."
"Di tahun 2010, barulah klub pendengar itu berdiri dan kami beri nama Borneo Listeners Club (BLC)."
Salah satu program dari BLC menurut Rudy Hartono adalah apa yang mereka sebut DX Tour, dimana beberapa pendengar berkumpul untk mengunjungi stasiun radio di negara asalnya.
"DX Tour hingga saat ini sudah diadakan sebanyak 4 kali yaitu ke Malaysia, Korea, Taiwan dan Jepang. Untuk DX Tour ke 5 akan berkunjung ke Vietnam (VOV) pada tahun 2020."
Dari berbagai pengalaman mendengarkan siaran radio sampai berinteraksi dengan para pendengar lain dari seluruh Indonesia, Rudy Hartono menuliskannya dalam dua buku yang sudah diterbitkan berjudul My Radio My Life (2018) dan My Radio My Life 2 (2019).
"Menulis buku adalah cita-cita sejak lama ketika pertama kali saya memiliki laptop yaitu pada tahun 2004. Di sinilah saya memulai menulis sepenggal cerita perjalanan hidup saya bersama radio dan sahabat pendengar," tuturnya.
- Paus Fransiskus, Pemimpin Gereja Katolik yang Reformis, Meninggal Dunia pada Usia 88 tahun
- Dunia Hari Ini: PM Australia Sebut Rencana Militer Rusia di Indonesia sebagai 'Propaganda'
- Sulitnya Beli Rumah Bagi Anak Muda Jadi Salah Satu Topik di Pemilu Australia
- Rusia Menanggapi Klaim Upayanya Mengakses Pangkalan Militer di Indonesia
- Dunia Hari Ini: Siap Hadapi Perang, Warga Eropa Diminta Sisihkan Bekal untuk 72 Jam
- Rusia Mengincar Pangkalan Udara di Indonesia, Begini Reaksi Australia