Diberondong, Empat Marinir Tewas

Polisi yang terlibat dalam investigasi menjelaskan, pelaku beraksi sendirian. Dipastikan, dia adalah pelaku tunggal dalam insiden yang juga mengakibatkan tiga serdadu terluka dan seorang di antaranya luka berat tersebut. Sebelumnya, Youssef Abdulazeez yang berusia 24 tahun pernah ditangkap lantaran mengemudi dalam keadaan mabuk.
Sertu Robert Dodge, pemimpin pusat perekrutan tentara cadangan angkatan darat (AD), berada di lokasi kejadian saat pelaku berdarah Kuwait itu melepaskan serangkaian tembakan. ”Tembakan pertama terdengar di pusat perekrutan militer Old Lee Highway pada pukul 10.30 atau 10.45 waktu setempat,” ungkap dia. Beberapa detik kemudian, menurut Dodge, serangkaian tembakan kembali terdengar.
Suara tembakan berasal dari dua gedung lain di dekat pusat perekrutan AD. Yakni, pusat perekrutan AL dan korps marinir. ”Ada 30 sampai 50 tembakan yang saya dengar. Saat itu, saya dan semua orang langsung tiarap ke lantai dan membentengi diri dengan benda-benda yang ada di sekitar kami,” terang Dodge.
Kompleks perekrutan tentara cadangan militer itu terletak di pusat keramaian Chattanooga. Di dekat kompleks tersebut, terdapat sebuah pusat perbelanjaan, deretan kios ponsel, serta restoran Italia. Menurut Jubir Komando Perekrutan Militer AS di Fort Knox Brian Lepley, fasilitas rekrutmen itu tidak memiliki sarana pengamanan khusus.
”Pelaku menghentikan mobilnya di depan kompleks perekrutan tersebut, kemudian memberondong tembakan. Setelah itu, dia kembali menjalankan kendaraannya,” papar Lepley mengutip keterangan beberapa saksi.
Berkat reaksi cepat petugas keamanan di sekitar lokasi kejadian, pelaku dapat dilumpuhkan. Sempat beredar kabar bahwa Youssef Abdulazeez tewas di tangan seorang komandan militer yang ikut menembaki pelaku dengan pistol pribadinya. Tetapi, Kepolisian Chattanooga menegaskan bahwa pelaku tewas di tangan polisi. (AP/AFP/BBC/hep/c14/na)
CHATTANOOGA – Kota Chattanooga di Hamilton County, Negara Bagian Tennessee, Amerika Serikat (AS), dilanda teror. Pada Kamis waktu setempat
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos
- Gempa Bumi Kembali Terjadi di Myanmar Hari Ini
- Korban Tewas Gempa Myanmar Mencapai 2.700 Orang, BNPB Beri Info soal WNI