Dibesuk Adik dan Ibu, Tak Ada Acara Tiup Lilin
Selasa, 17 Agustus 2010 – 11:56 WIB

Franky ditemani sang istri, Harwantiningrum, Minggu (15/8). F- ainur rohman/jawapos
Kedatangan mereka seolah menjadi kado perayaan ulang tahun Franky. Benar-benar surprised bagi penyanyi yang terkenal dengan lagu Bus Kota itu. Bahkan, Anti tidak tahu bila akan kedatangan tamu-tamu istimewa tersebut. Akibatnya, ketika para pembesuk itu datang, dia tidak sempat bersiap-siap. Malah, dia tidak bisa menemui mereka karena sedang berpindah tempat tinggal.
Selama mendampingi Franky berobat di Singapura, Anti menumpang di apartemen teman lamanya, Lily Sudarsono. Nah, kebetulan apartemen Lily kini ada yang menempati, sehingga Anti harus pindah. "Saya baru datang dari pindahan rumah. Jadi, tidak mengetahui bahwa Franky dibesuk banyak orang di hari ulang tahunnya ini," tutur Anti tampak menyesal.
Jawa Pos juga tidak bersua dengan rombongan pembesuk dari Indonesia itu. Sebab, sebelumnya Franky minta dijenguk selepas pukul 17.00 waktu setempat. Tapi, ketika jam itu Jawa Pos kembali datang, kondisi kesehatan Franky melemah. "Untuk sementara, dokter menyeterilkan Franky dari kunjungan," tandas perempuan 54 tahun itu.
Meski berulang tahun, tak ada pesta khusus untuk hari bersejarah bagi bapak dua anak tersebut. Itu sebabnya, hari itu Anti justru keluar dari RS dan konsentrasi untuk pindahan apartemen. "Memang tiap ulang tahun tak ada perayaan khusus. Kami sudah terbiasa begitu," tutur Anti.
Kondisi penyanyi balada legendaris Indonesia Franky Sahilatua yang dirawat di Singapore General Hospital kemarin (16/8) mendadak drop. Padahal, hari
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara