Didesak Mundur dari Posisi Ketua Komite Pelaksana Formula E, Sahroni: PSI Is My Best Friend

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komite Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni menanggapi santai desak Partai Solidaritas Indonesia (PSI) agar dirinya mundur dari jabatan tersebut.
Bendahara Umum Partai NasDem itu mengaku punya hubungan pertemanan yang baik dengan kader-kader PSI.
"PSI is my best friend," ujar Roni, panggilan akrab Ahmad Sahroni, di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Rabu (22/12).
Wakil ketua Komisi III DPR itu juga mengklarifikasi kabar yang menyebut adanya keinginan pihak Formula E Opertions (FEO) untuk bertemu Presiden Jokowi dan membahas masalah sirkuit.
Roni menyebut bahwa sampai saat ini panitia balap mobil listrik tersebut belum berencana mendatangi Presiden Jokowi, meskipun sirkuit untuk Formula E sudah diputuskan.
Terlebih lagi, kata Roni, Presiden Jokowi memiliki banyak kesibukan.
“Belum, belum (lapor ke Presiden Jokowi). Ya enggak usahlah. Mau lapor, tetapi, kan, presiden banyak kesibukan,” katanya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP PSI Dea Tunggaesti menilai keterlibatan Sahroni sebagai Ketua Pelaksana Formula E justru membahayakan posisi Presiden Jokowi.
Ketua Komite Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni, menanggapi pernyataan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang meminta dirinya mundur dari jabatan
- Pelapor Klaim Miliki Bukti Kuat Dugaan 4 Kasus Korupsi Jampidsus
- Jadi Kuasa Hukum Hasto, Febri Diansyah Bongkar 4 Poin Krusial di Dakwaan KPK
- PSI Adopsi Ide Partai Super Tbk Jokowi, Ini Kata Pakar soal Dampaknya
- Seusai Digeledah KPK, Kantor Pusat Bank BJB di Bandung Dijaga Ketat Petugas Keamanan
- Maqdir Sebut Dakwaan KPK terhadap Hasto Copy Paste dan Bertentangan dengan Fakta Hukum
- Perkuat Transparansi, Indonesia Re dan KPK Gelar Sharing Session LHKPN