Didik Demokrat: Hanya Negara Antidemokrasi yang Membiarkan Ancaman dan Teror
Sabtu, 30 Mei 2020 – 17:43 WIB

Didik Mukrianto. Foto: Ricardo/JPNN.com
"Jangan pernah ditoleransi sedikitpun teror terhadap demokrasi ini. Kalau presiden, pemerintah dan aparat keamanan sudah tidak bisa lagi melindungi kebebasan dan HAM warga negaranya, secara logika bagaimana mungkin rakyat percaya sepenuhnya mampu melindungi negara dan kedaulatannya?" tandas Didik. (fat/jpnn)
Didik menyayangkan ancaman dan teror yang ditujukan kepada mahasiswa Constitutional Law and Society FHUGM.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
BERITA TERKAIT
- Agust Jovan Latuconsina Layak Jadi Wasekjen Demokrat: Energik dan Bertalenta
- Syahrial Nasution, Alumni Unpar yang Dipercaya AHY Jadi Wakil Sekjen Partai Demokrat
- Jadi Kepala Komunikasi Partai Demokrat, Herzaky: Ini Amanah Luar Biasa
- Soal Teror ke Tempo, Hinca: Tidak Ada Demokrasi Tanpa Media yang Merdeka
- AHY Dinilai Tepat Menunjuk Rezka Oktoberia Jadi Wasekjen Demokrat
- Hijrah ke Partai Demokrat, Afriansyah Noor Didapuk Jadi Wasekjen