Diduga Kelelahan, Ketua KPPS TPS 31 Rawa Lumbu Meninggal Dunia

jpnn.com, BEKASI - Fransiskus Asis Ismantara (53), Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 31, RT 07 RW 02, Kelurahan Bojong Rawa Rumbu, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi meninggal dunia diduga akibat kelelahan.
Kelelahan yang dialami Ismantara diduga karena melakukan proses pemungutan dan penghitungan suara pada Rabu (17/4) hingga dini hari.
Ismantara mengembuskan nafas terakhir di RS Saint Elisabeth Rawa Lumbu, Jumat (19/4) pada pukul 04.40 WIB.
Maria Yuli (42), adik Ismantara menjelaskan, kakaknya kurang tidur atau kelelahan usai menjalankan tugas sebagai ketua KPPS.
“Dokter bilang ini kena serangan jantung, memang kakak saya ada riwayat sakit jantung, 10 tahun lalu sempat di rawat juga. Faktornya ya itu karena kurang tidur dan istirahat,” ucapnya.
Maria menjelaskan, pada Rabu 17 April 2019, kakaknya selesai pemungutan dan penghitungan suara pada pukul 02.00 WIB dini hari.
Setelah mengurus penyelanggaraan Pemilu 2019, kakaknya juga ikut membantu persiapan perayaan Kamis Putih dan Jumat Agung di Gejera Katholik Santo Arnoldus Janssen, Bekasi Timur.
“Jadi dia orangnya aktif bangat, dia beres KPPS Kamis paginya ikut bantu persiapan Kamis Putih di Gereja dan ikut hadir perayaannya,” kata Maria.
Kelelahan yang dialami Ismantara diduga karena melakukan proses pemungutan dan penghitungan suara pada Rabu (17/4) hingga dini hari.
- Anggota KPPS di Manggarai Barat jadi Tersangka Tindak Pidana Pemilu
- Warga Jakarta Utara Lapor ke Bawaslu Gegara Tidak Dapat Undangan C6
- 2 Petugas Pilkada 2024 di Kabupaten Sukabumi Meninggal Dunia
- Ketua KPPS Coblos 18 Surat Suara Pram-Rano, PAN Yakin Pilkada Jakarta 2 Putaran
- Sebegini Petugas KPPS yang Wafat pada Pilkada Serentak 2024
- Kritik Pram-Rano yang Deklarasi Menang, Wasisto: Hormati Muruah KPU