Didukung Bupati, Bea Cukai Rintis Kawasan Industri Hasil Tembakau di Madura

Hal serupa juga disampaikan oleh Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai, Bea Cukai Pusat, Nirwala.
Ia mengaku senang melihat semangat gotong royong yang dibangun Bea Cukai Madura dan Pemkab Pamekasan, dalam merintis KIHT.
Nirwala menyatakan, siap memfasilitasi semaksimal mungkin untuk kesejahteraan masyarakat Madura.
"Sangat senang melihat semangat gotong royong merintis Kawasan Industri Hasil Tembakau ini, Bea cukai akan membantu maksimal untuk Madura ini, bahkan jika ada kendala kami juga siap membantu," tegasnya.
Sementara itu, para pengusaha rokok yang hadir dalam rapat tersebut semuanya menyatakan sepakat, mendukung terbentuknya kawasan industri strategis ini.
Adanya KIHT, bagi para pengusaha rokok akan menstimulus industri kecil, khususnya industri tembakau di Madura untuk berkembang dan selaras dengan program Bupati Pamekasan.
“Kegiatan ini merupakan wujud keseriusan Bea Cukai untuk memajukan dan mendukung industri di Indonesia, salah satunya di Pamekasan, Madura,” pungkas Nirwala. (ikl)
Mendorong kemajuan industri dalam negeri, Bea Cukai Madura berkomitmen merintis Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Pulau Madura.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Bea Cukai Tegal Sita Rokok & Miras Ilegal Sebanyak Ini di Rest Area Tol Pejagan-Pemalang
- Lewat Ekspor, 5,2 Ton Kerapu Asal Wakatobi Tembus Pasar Hong Kong
- Perusahaan Asal Probolinggo Catat Ekspor Perdana Uniform Senilai Rp 3,3 M ke Singapura
- Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat untuk Produsen Tas Jinjing di Jepara
- Bea Cukai Teluk Bayur Tunjukkan Komitmen Berantas Narkotika Lewat Sinergi Antarinstansi
- Bea Cukai Probolinggo Musnahkan Barang Hasil Penindakan Sepanjang 2024, Ada Rokok