Digital Asset Academy Bantu Para Seniman Lewat Peluncuran Relictum NFT Indonesia
Senin, 28 Februari 2022 – 23:27 WIB

Pada acara Bandung Art Expo IDCEX, Tisna seorang seniman lukis menyerahkan satu lukisan diri Dr. Sulistya Putra dan menerima 8.000 GTN. Foto: dok DAC
Tim DAC mengharumkan Indonesia sebagai Juara Dunia Omset Terbesar Cloud Gaming September 2020 dan menjadi komunitas Internet of Things terbesar ketiga di dunia pada 10 November 2021.
Dalam rangka mewujudkan visi meningkatkan kesejahteraan rakyat di era digital dan misi mencerdaskan kehidupan bangsa di bidang ekonomi digital, DAC memiliki Kampus Regional Barat di Bandung, Kampus Regional Tengah di Surabaya, dan Kampus Regional Timur di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Layanan publik untuk informasi gratis aset digital dapat diakses di Telegram https://t.me/digitalassetacademy. (flo/jpnn)
Relictum NFT (Non Fungible Token) yang diluncurkan Digital Asset Academy adalah sertifikasi digital untuk hak atas kekayaan intelektual dan karya seni termasuk lukisan para seniman lokal
Redaktur & Reporter : Natalia
BERITA TERKAIT
- Dilukiskan sebagai Srikandi Membawa Panah, Megawati: Saya Disuruh Membidik Siapa?
- Kritikus Seni Ungkap Lukisan Yos Suprapto Sempat Dilihat Kurator dan Tak Dipermasalahkan
- Sosiolog UI Sebut Lukisan Yos Suprapto Tak Melanggar Etika dan Relevan dengan Isu Pangan
- Kantor Pusat BNI Pajang Karya Lukis 7 Seniman Visual Muda Disabilitas
- Pelukis Ong Cheng Shui Gelar Pameran Di Sini, Cek Tanggalnya
- Storm Trade Luncurkan Program Ambassador untuk Influencer dan Advokat Kripto