Digugat Cerai, Suami Polisikan Istri
Jumat, 21 Desember 2012 – 06:56 WIB
Karena suaminya keberatan dengan penetapan sita jaminan itu, kata dia, suaminya melaporkan dirinya atas dugaan tindak pidana pemalsuan surat (akta nikah) tertanggal 22 Oktober lalu. ‘’Saya dilaporkan karena memalsukan surat nikah,’’ ujarnya dengan nada sedih.
Kemudian, lanjutnya, setelah tiga hari menerima laporan atas dugaan pemalsuan tersebut, penyidik Unit II Subdit II Ditreskrimum Polda NTB langsung mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) dengan nomor Sp.Sidik/358.a/X/2012/Ditreskr imum tertanggal 25 Oktober lalu. Ia pun ditetapkan sebagai tersangka.
‘’Seharusnya ada proses penyelidikan dan bukti permulaan yang cukup. Tapi, begitu saya dipanggil, saya langsung jadi tersangka,’’ katanya.
Penetapan tersangka itu dirasa aneh oleh terlapor. Sebab, dalam kurun waktu tiga hari setelah laporan masuk, penyidik langsung menetapkan dirinya sebagai tersangka.
PH terlapor, Prihatin Handayani mengatakan, tindakan pihak penyidik sangat tergesa-gesa dalam mengeluarkan sprindik. Ia menilai penetapan itu penuh keganjilan dan berbeda jauh dengan penanganan perkara atas laporan polisi pada umumnya. ‘’Cepat sekali, padahal biasanya alurnya penyelidikan baru penyidikan, bahkan itu membutuhkan waktu berbulan-bulan dan bertahun-tahun,’’ katanya.
MATARAM-Gara-gara istrinya menggugat cerai, seorang developer melaporkan istrinya ke Polda NTB. Laporan yang dilayangkan Oktober lalu dengan tuduhan
BERITA TERKAIT
- Perempuan Muda Dibunuh di Deli Serdang, Mayatnya Ditemukan dalam Karung
- Polisi Tangkap Penyiram Air Keras Wanita di Bekasi, Motif Pelaku Terkuak
- Pria di NTB Perkosa Teman Anaknya yang Main ke Rumah, Begini Kejadiannya
- Penganiaya Dokter Koas di Palembang Terancam 5 Tahun Penjara
- Ternyata ini Motif Pria Berkaus Merah Aniaya Dokter Koas di Palembang
- 2 Tahun Jadi Bandar Sabu, Jaka Umbara Disikat Satnarkoba Polres Banyuasin