Dihantam Gelombang, Kapal Bermuatan Sembako Tenggelam di Perairan Kepulauan Meranti

jpnn.com - SELAT PANJANG - Sebanyak satu unit kapal KLM Berlian 01 tenggelam di perairan Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.
Kapal yang bermuatan sembilan bahan pokok (sembako) itu tenggelam akibat dihantam gelombang.
Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Selatpanjang Kapten Laut (E) Saidul Aripin mengatakan pihaknya mendapatkan laporan soal peristiwa itu dari pemilik kapal asal Selatpanjang bernama Along.
Kapal ini mengangkut barang sembako dari Malaysia untuk dibawa ke Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (4/5) pagi.
"Dari laporan itu, kami langsung berkoordinasi dengan pihak Badan Pencarian dan Pertolongan dan polisi air untuk melakukan penyelamatan. Seusai rapat dan mengisi bahan bakar speed, tim gabungan langsung bergegas ke lokasi tenggelamnya kapal," katanya, Sabtu (4/5).
Diinformasikan, kapal di tengah perjalanan sekitar pukul 08:00 WIB diadang cuaca buruk akibat hujan deras disertai angin kencang.
Saat itu, kapal kehilangan kendali sehingga mesinnya mati kemasukan air dan dihantam gelombang hingga pada akhirnya karam
Saat kejadian, sembilan awak kapal yang terdiri atas nakhoda, KKM dan ABK selamat. Korban bernama Amrin, Aggiat Marihot Hutabarat, Susandi, Sabri, Ridho Romanda, Bismar, M Zuriyan Romadany, Afis Efendi dan Indra Adi Putra.
Kapal bermuatan sembako tenggelam di perairan Kepulauan Meranti, Riau, akibat dihantam gelombang, Sabtu pagi.
- Jabodetabek Banjir, Mayjen Endi Kerahkan Ratusan Marinir
- Laksda TNI Edwin Bicara Soal Peran Strategi TNI AL Menjaga Potensi Maritim Menuju Swasembada Pangan
- Terlibat Keributan di THM, 1 Anggota TNI AL Tewas, 2 Prajurit Terluka
- Laksda Edwin Ungkap Potensi Laut untuk Swasembada Pangan Lewat Buku
- Diduga Korupsi, Istri Siri Eks Bupati Meranti Dituntut 4 Tahun 4 Bulan Penjara
- Bea Cukai Atambua dan TNI AL Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas dari Timor Leste