Dihantam Gelombang, Kapal Nelayan Natuna Tenggelam

jpnn.com, NATUNA - Dihantam gelombang di Perairan Kecamatan Pulau Panjang, satu unit kapal pompong nelayan Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau tenggelam.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat pagi (16/2). "Pompong nelayan ukuran tiga GT," kata Kepala Seksi (Kasi) Operasi Kantor Basarnas Natuna Budiman saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu.
Pompong tersebut, kata dia, diawaki oleh dua orang yang merupakan warga Pulau Panjang.
"Kapal mereka tenggelam dalam perjalan dari Serasan ke Pulau Panjang," ujarnya.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, pasalnya korban erhasil di selamatkan oleh nelayan setempat.
"Selamat semua, korban ditemukan terapung dengan fiber," ungkap Budiman.
Dia menjelaskan pada saat kejadian pihaknya juga telah menurunkan tim untuk mengevakuasi korban.
"Tim dari Serasan sudah bergerak, namun sentengah perjalanan menuju lokasi tim putar balik ke pelabuhan Serasan karena mendapat informasi bahwa korban sudah ditemukan," katanya.
Kapal nelayan tenggelam setelah dihantam gelombang di Perairan Kecamatan Pulau Panjang, Natuna.
- Kepala Basarnas Tinaju Arus Mudik Lebaran 2025 di Rest Area Km 57 Tol Cikampek Utama
- Longboat Membawa 5 Orang Tenggelam, 3 Penumpang dalam Pencarian
- Kabar Gembira Ini Sudah Disebar di Grup WA PPPK & CPNS 2024
- Operasi SAR Ditutup, 3 Korban Longboat Terbalik di Malut Dinyatakan Hilang
- Begini Kondisi Fiersa Besari Setelah Dievakuasi dari Puncak Cartensz
- Sebegini Pelamar PPPK Tahap 2 yang Sanggahannya Diterima dan Ditolak