Dijemput Intel Korem, NI Ngakunya Berpangkat Kapten TNI, Oh Ternyata

Maka pada Rabu (11/11) pukul 10.30 Wita, J dan anaknya AN mendatangi Piket Praja Raksaka Kepaon untuk mengecek kebenarannya.
Dengan adanya laporan J dan AN, petugas langsung melakukan penyelidikan terhadap NI.
Sekitar pukul 12.30 Wita tim Denpom IX/3 Denpasar dan Tim Intel Korem 163/Wira Satya menuju ke tempat kos NI di Jalan Merta Sadi Nomor 1, Banjar Mertasari Kepaon dan mengamankan yang bersangkutan yang mengaku sebagai anggota TNI AD.
"Setelah diperiksa NI mengaku sebagai Anggota TNI AD berpangkat kapten untuk mencari uang dengan menipu orang lain," kata Kapenrem.
Karena NI merupakan warga sipil, maka proses hukum atas kesalahan yang dilakukan dilimpahkan kepada pihak Kepolisian dalam hal ini Polsek Denpasar Selatan.
Barang bukti yang diamankan saat penangkapan di antaranya satu buah tas, pedang berbentuk stik besi, dompet berisi uang Rp 260 ribu, dua buah headset, dua buah HT Merk Baopeng beserta charge serta dua buah Handphone.(antara/jpnn)
NI berurusan dengan intel Korem setelah dua wanita yang menjadi korbannya membuat laporan ke petugas TNI AD.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- Perusahaan Travel Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penipuan
- Fuji Laporkan Mantan Rekan Kerja ke Polisi
- Jurnalis Bernama Juwita Dibunuh, Pelakunya Anggota TNI AL
- Dedi Mulyadi Buka Opsi Revisi Kerja Sama dengan TNI AD
- TB Hasanuddin Minta Kerja Sama Pemprov Jabar dan TNI AD Ditangguhkan, Ini Alasannya