Dikejar Massa, Jambret Pilih Masuk Kantor Polisi
Rabu, 23 Juni 2010 – 14:06 WIB

Dikejar Massa, Jambret Pilih Masuk Kantor Polisi
"Kami takut dipukuli. Kami lari ke kantor polisi. Selain dekat, ya kami berusaha menyelamatkan diri dari warga yang mengejar. Soalnya kami pun tidak bisa lari jauh. Kaki kami sakit gara-gara jatuh dari motor," kata San.
Hal senada juga diucaokan oleh rekannya Ay. Dia mengatakan, lebih baik menyerahkan diri dengan kondisi selamat daripada babak belur dihajar massa. Sebab, hasil akhirnya tetap sama, yaitu berakhir dipenjara. "Daripada ditangkap warga, dihajar, terus tetap masuk penjara. Kalau begini kan setidaknya kami tidak babak belur," ucapnya.
Kapolwiltabes Bandung Komisaris Besar Imam Budi Supeno melalui Kasatreskrim Ajun Komisaris Besar Arman Achdiat, mengatakan, kedua pelaku diduga terlibat dalam sejumlah aksi penjambretan di Kota Bandung. Mereka kami jerat pasal 365 KUH Pidana tentang Pencurian disertai Kekerasan yang ancaman hukumannya lima tahun penjara. (rie)
BANDUNG- Takut mendapat hukum massa, dua kawanan penjambret akhirnya memilih mengamankan diri ke kantor polisi. Dua pelaku yang diketahui berinisial
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Pencuri Motor di Masjid Taeng Gowa Diringkus Polisi
- Kematian Jurnalis Situr Wijaya Janggal, Diduga Dibunuh
- Pencuri Motor di Masjid Taeng Gowa Ditangkap Sebelum Jual Hasil Curian
- Tes DNA Sperma Bantu Ungkap Motif Pembunuhan Jurnalis Juwita
- Curi Puluhan Batang Bibit Sawit, Pria di OI Dibekuk Polisi
- Di Lokasi Ini Oknum TNI AL Membunuh Jurnalis Juwita