Dikritik karena Rumput Monas, Ini Jawaban Sandi

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno angkat suara terkait kritik Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi soal pembongkaran pagar pembatas rumput Monas, Jakarta Pusat.
Menurut Sandi, pembongkaran pagar dilakukan demi menata lebih baik kawasan Monas.
"Saya kemarin sudah ungkapkan konsep penataan Monas untuk dijadikan park bukan garden," kata Sandi di Balai Kota DKI, Rabu (17/1).
Menurut Sandi, keindahan Monas selama ini tidak dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, pagar pembatas dibongkar agar masyarakat bisa beraktivitas di atas rumput.
"Kami pengin juga ngerasain seperti di park-park lain kalau konsepnya seperti itu," kata Sandi.
Mengenai potensi kerusakan rumput ketika pagar dibongkar, Sandi mengaku kepada masyarakat untuk menjaga keindahan bersama.
Dia meminta masyarakat menjaga rumput agar tidak rusak.
"Jadi mereka bisa gelar itu untuk yoga, mungkin kegiatan lain atau melintas di Monas yang teduh dan sejuk," tegas Sandi.
Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno mendapat kritikan karena berencana membongkar pagar pembatas rumput di Monas.
- ISACA Indonesia Lantik Pengurus Baru 2025-2027 di Annual General Meeting 2025
- Sandiaga Uno: Istikamah Jadi Kunci OK OCE Memperluas Bisnis dan Lapangan Kerja
- Sandiaga Uno: SI IKLAS jadi Awal Kebangkitan Ekonomi
- Sandiaga Uno Dorong Bali menjadi Pusat Wisata Medis
- Sandiaga Uno Apresiasi Program UMKM Start Up di Bogor
- Romahurmuziy Sebut 4 Nama Masuk Bursa Calon Ketua Umum PPP